3 Penyakit Umum pada Ayam Kampung

3 Penyakit Umum pada Ayam KampungBila Anda mulai beternak ayam, menggunakan ayam kampung adalah cara yang bagus. Ayam kampung punya harga lebih tinggi, rasa yang lezat, dan mempunyai daya tahan lebih kuat daripada ayam broiler. Namun, tetap ada penyakit rentan yang harus diketahui ketika Anda hendak memulai beternak ayam ini, terutama penyakit bagi ayam di bawah umur 2 bulan.

Untitled

New castle disease

 Penyakit ganas yang selalu dikhawatirkan peternak ayam. Dikenal dengan nama Tetelo, penyakit ini selalu menyebabkan tingkat kematian tinggi. Berasal dari virus Penumovirus atau Paramyxovirus, tingkat penularannya tinggi, dan belum ada obatnya. Inilah beberapa yang harus Anda ketahui:

  • Gejala:
  • Gangguan pernapasan (sesak napas, tercekik, bersin, ngorok).
  • Sayap terkulai, jalan diseret, jalan mundur, dan leher terpuntir.
  • Diare, kotoran warna hijau, mata dan leher bengkak, ayam petelur berhenti berpoduksi.
  • Pencegahan:
  • Belum ada obat yang efektif untuk menanganinya, cegah sebisa mungkin dengan vaksinasi, terutama vaksin aktif.

Penyakit gumboro

Penyakit ini adalah AIDS-nya ayam, karena merusak sistem kekebalan tubuh ayam. Berasal dari virus Birnaviridae, ayam yang rentan terkena penyakit ini adalah anak ayam berumur 2-14 minggu. Berikut adalah poin yang harus diketahui :

  • Gejala:
  • Nafsu makan dan minum menjadi berkurang.
  • Ayam menjadi lesu, cepat mengantuk.
  • Bulu kusam.
  • Mengalami diare, berlendir, dan mengotori bulu di sekitar anus.
  • Sering mematuki dubur lantaran rasa gatal di daerah tersebut.
  • Pencegahan:
  • Satu-satunya cara mengatasi penyakit ini adalah mencegahnya terlebih dahulu, lantaran belum ada obat yang efektif.
  • Vaksinasi bisa berfungsi dengan baik, terutama dengan vaksin bursavac dan gumboro vaccin nobilis

Cacing ayam

Penyakit cacingan yang umumnya menyerang ayam kampung adalah cacing gilig dan cacing pita. Cacing gilig biasa menyerang anak ayam, sementara cacing gilig dan pita menyerang ayam dewasa. Berhati-hatilah pada saat musim hujan, karena pada bulan inilah penyakit cacingan biasanya merajalela. Berikut adalah beberapa gejala dan cara mengatasinya:

  • Gejala:
  • Ayam yang terkena cacingan pertumbuhannya akan melambat.
  • Mengalami gangguan pencernaan seperti diare.
  • Akibat diare tersebut, badan menjadi kurus, dan ayam pun lesu.
  • Produksi telur bagi ayam petelur menjadi menurun.
  • Tidak bisa mengkonversi pakan dengan baik.
  • Cara mengatasi:
  • Untuk mengobatinya, Anda bisa memberikan preparat piperazine yang dicampurkan ke air minum ayam.
  • Untuk pencegahannya, bersihkan kandang ayam secara rutin, dan kelompokkan ayam sesuai dengan umurnya untuk memperlambat penularan.

Itulah 3 jenis penyakit yang pada umumnya diderita pada ternak ayam kampung. Sebenarnya semua ini bisa dicegah jika Anda rajin dalam membersihkan kandang ayam, dan juga selalu rutin melakukan vaksinasi pada ayam. Melakukan itu semua, ditambah dengan kekebalan tubuh alami dari ayam kampung, Anda tidak akan mengalami terlalu banyak kesulitan.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *