5 Bencana Paling Unik Sepanjang Sejarah

Bencana alam memang sudah menjadi hal yang wajar terjadi, ia sepaket dengan pembentukan dunia ini. Bencana alam menyebabkan hilangnya nyawa, kelaparan, bahkan dapat menimbulkan hilangnya suatu peradaban.

5 bencana berikut ini dapat dikategorikan sebagai bencana paling unik sepanjang sejarah manusia karena skala bencana yang ditimbulkan, atau karena jenisnya yang baru diketahui oleh manusia.

1. Danau di Kamerun ‘Meletus’

l 86

Tidak hanya gunung berapi saja yang bisa meletus, buktinya danau Nyos di Kamerun juga bisa meletus dan menelan lebih dari 1700 nyawa manusia dan 3500 hewan ternaknya.

Danau Nyos adalah danau kawah yang terletak sekitar 315 km dari Yaonde, Afrika. Seperti danau-danau kawah lainnya, danau Nyos juga memiliki keindahan yang luar biasa sehingga membuat banyak masyarakat tertarik tinggal di sekitarnya.

Namun, pada 21 Agustus 1986 bencana yang mengerikan terjadi. Secara tiba-tiba penduduk sekitar danau mendengar suara gemuruh keras dari danau, beberapa saat kemudian, zat berbusa menggelembung di udara menjadi awan yang menutupi daerah sekitar kemudian benar-benar meletus.

Tidak lama kemudian, masyarakat sekitar kehilangan kesadaran lalu akhirnya banyak yang meninggal dunia bersama dengan 3500 ternak mereka.

Sepanjang sejarah, kejadian ini hanya terjadi dua kali yaitu di danau Maboun pada tahun 1984 dan telah menewaskan 38 penduduk sekitarnya, dan yang kedua adalah danau Nyos ini.

Letusan yang dihasilkan, menurut para ahli merupakan letusan Limnik. Gas yang keluar dari danau ternyata adalah gas karbon dioksida yang terkumpul dan telah dipicu oleh peristiwa alami sehingga bisa meletus.

2. Ledakan Tunguska di Rusia

l 87

Sebuah ledakan tiba-tiba mengguncang Siberia pada Juni 1908, hingga meratakan dan membakar ribuan mil wilayah hutan disana. Meski diperkirakan kekuatan ledakan ini 1000 kali lebih besar dari bom atom di Hiroshima, Jepang—namun, tidak ada penjelasan mengenai penyebab terjadinya ledakan ini.

Para ilmuwan saat itu meyakini bahwa terdapat komet atau asteroid yang masuk ke atmosfir sehingga terbakar, namun tidak ditemukan adanya kawah sebagai buktinya.

Tapi pada akhir tahun 2001, peneliti akhirnya menemukan penyebabnya. Memang benar,asteroid adalah penyebab dari ledakan. Namun, ia meledak di udara sehingga tidak mencapai tanah tetapi gelombang kejutnya dapat dirasakan secara dahsyat dan mematikan.

3. Hailstorm atau hujan es di Bangladesh

l 88

l 89

Hujan es memang bukan kejadian yang langka, namun biasanya hujan es hanya membawa es dalam ukuran yang kecil sehingga tidak berbahaya. Namun, jika keadaan mencapai kondisi sempurna, es yang dihasilkan bisa lebih besar.

Hujan es yang terjadi di Gopalganj, Bangladesh pada 1986 adalah contohnya. Ukuran es yang jatuh mencapai berat 2 kg. Sehingga, hal ini jelas sangat berbahaya bagi manusia.

Kejadian ini memakan korban lebih dari 92 orang dan ternak, belum lagi kerusakan yang diakibatkan pada alam seperti pohon dan tanaman.

Sepanjang sejarah, hujan es tidak pernah sampai menimbulkan kematian. Peristiwa di Bangladesh adalah hujan es pertama yang sampai menimbulkan kematian.

4. Letusan gunung Krakatau di Indonesia

l 90

Gunung Krakatau memang dikenal sebagai gunung yang paling aktif di dunia. Sehingga letusannya pada tahun 1883 menjadi letusan vulkanik yang paling menakutkan dalam sejarah dunia.

Suara letusannya sampai terdengar pada jarak 2000 mil dari wilayah letusan, bahkan terdengar sampai ke Perth, Australia. Getarannya bahkan dapat dirasakan sampai ke seluruh dunia.

Letusan Krakatau juga berhasil menghancurkan dua per tiga dari pulau Krakatau dan pulau-pulau kecil di sekitarnya.

Akibat letusan ini, debu yang dihasilkan mampu membuat ‘bulan biru’ yang nampak sampai dua tahun lamanya.

5. Gempa bumi di New Madrid, Missouri

l 91

Tahun 1811 – 1812 merupakan rentang tahun dimana terjadi gempa yang aneh. Wilayah Midwest Amerika Serikat merupakan daerah yang berada di garis patahan namun sangat tidak aktif. Tapi, meski tidak aktif tetap memiliki kemungkinan terjadinya gempa.

Ketika terjadi gempa, daerah ini menunjukkan respon kerusakan geologi yang sangat dahsyat padahal bukan merupakan daerah yang ‘aktif’. Untunglah, di daerah tersebut tidak banyak penduduknya, sehingga kehilangan banyak nyawa bisa diminimalisir.

Yang menjadi keanehan adalah dampak geologi yang ditimbulkan tadi. Sebab, dampaknya benar-benar merusak tanah bahkan juga meluas sampai area yang cukup luas.

Getaran seismik membuat tanah bercelah-celah besar, dan sempat membuat aliran sungai Mississipi mengalir ke belakang (baca: mundur).

Dampak permanen yang ditimbulkan berupa perubahan lanskap seperti terbentuknya Kentucky Bend dari aliran sungai yang mengering dengan tebing di sepanjang sungai hancur.

Beberapa danau juga terisi oleh gundukan tanah karena naiknya daratan, misalnya Danau Reelfoot yang terbentuk karena tanah yang tiba-tiba tenggelam.

Bukan hanya daerah Midwest yang merasakan getaran gempa, di New England juga dilaporkan terjadi beberapa kerusakan. Di Washington D.C. kerusakan ditandai dengan trotoar yang retak. Sedang di Boston, lonceng gereja dapat berbunyi sendiri karena kuatnya getaran gempa.

Baca Artikel Lainnya :

Untuk membentuk suatu lanskap baru, dibutuhkan banyak proses geologi dan cukup waktu. Karena itulah, pembentukan lanskap baru dengan proses geologi dan waktu yang singkat ini menjadi hal yang unik dan aneh.

 

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *