5 Mitos orang-orang cerdas

Kadang kita begitu heran bagaimana ada seseorang yang bisa sangat cerdas. Dan mengapa ada orang lainnya yang tidak. Otak mempunyai sekitar 100 miliar sel dengan kecepatan perkembangan neuron atau sel otak sekitar 50.000 hingga 100.000 per detiknya.

h 19

Dan sebagiannya akan mati. Sel-sel otak telah mengatur diri menjadi kumpulan kluster. Kumpulan dari kluster yang rapat disebut modul, sedangkan yang memiliki hubungan dengan modul-modul lain disebut sirkuit.

Pembentukan intelegensi terjadi saat sirkuit-sirkuit membentuk hubungan spesifik untuk memproses informasi yang akan masuk ke otak untuk selanjutnya membentuk sistem yang kemudian sistem ini slaing berhubungan untuk membentuk sistem pembelajaran pada otak.

Ada beberapa mitos yang dihubung-hubungkan dengan tingkat kecerdasan diantaranya:

1. Otak akan berhenti berkembang pada usia tertentu

Banyak penelitian telah membuktikan jika otak menumbuhkan sel-sel baru. Jadi sel-sel otak entu tidak sama dari lahir hingga orang tersebut berusia lanjut. Akan tetapi sel otak juga ikut bertumbuh. Untuk itu usia dini merupakan golden age untuk mengoptimalkan kecerdasan guna masa tua nanti.

2. Kecerdasan murni sepenuhnya keturunan

Mitos yang kedua yaitu bahwa kecerdasan merupakan murni sepenuhnya dari gen atau keturunan. Menurut Adre Mayza mengungkapkan bahwa kecerdasan yang dibawa sejak lahir hanya sebuah potensi atau sebagai kerangka bahan bangunan otak.

Sebenarnya yang lebih menentukan kecerdasan seseorang adalah lingkungan tempat ia tumbuh. Jadi kecerdasan tidak berarti murni sepenuhnya keturunan karena yang berperan membentuk kecerdasan adalah proses pendidikan.

3. Makin bertambah usia, otak akan rusak

Salah satu mitos ini sangatlah tidak benar. Memang pada saat usia lanjut dapat menurunkan fungsi otak, kadar cairan di dalam otak juga akan berkurang, dan akibatnya kecepatan reaksi pun juga akan melambat. Sel otak juga sukar untuk membelah diri lagi.

Akan tetapi yang menentukan otak bukanlah jumlah dari sel neuron melainkan dari kekuatan koneksi dan besar arus informasi. Percabangannya pun tetap akan tumbuh pada saat usia lanjut.

4. Hanya menggunakan kemampuan 10 persen

Banyak orang berpendapat jika otak hanya berperan sekitar 10 persen saja. Padahal kenyatannya manusia menggunakan seluruh kemampuan otaknya. Hal ini juga tergantug dari bagaiaman cara mmelihara, mengoptimalkan, dan mengembangkan kemampuan otaknya.

5. Otak kiri dan kanan berbeda

Tenryata pandangan bahwa otak kanan cenderung intuitif dan otak kiri cenderung rasional adalah salah. Sebenarnya manusia mengguankan kedua bagian otaknya untuk semua kebutuhan fungsi pengenalan.

Baca Artikel Lainnya :

Penyebutan otak kiri dan kanan awalnya berasal dari kenyataan jika banyak, meskipun tak semua, orang memproses bahasa lebih banyak pad abagian otak kiri, sedangkan kemampuan spasial dan ekspresi nada otak bagian kanan.

Itulah beberapa mitos yang perlu Anda tahu mengenai kaitannya orang-orang dengan kecerdasan.

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *