Akibat yang ditimbulkan Bila Malas Mengganti Popok Bayi

Kepraktisan memang kadang tak berujung manis. Padahal kulit bayi di sekitar alat genital sangat sensitif. Hal-hal yang bersifat praktis memang selalu mencuri perhatian. Dengan alasan kepraktisan, mereka telah membuat diapers sebagai ‘teman’ yang membantu untuk mengurus sang buah hati.

a 99

Pemakaian diapers memang sangat mudah. Tak heran bila banyak orangtua yang memakaikan popok sekali pakai tersebut hingga 24 jam.

Berikut ialah Akibat yang ditimbulkan Bila Malas Mengganti Popok Bayi :

Dapat Menimbulkan Iritasi

Diapers merupakan popok ‘modern’ dengan lapisan luar yang mempunyai sifat kedap air dan lapisan dalam yang bisa menyerap cairan. Popok tersebut juga menghambat penguapan sehingga kelembaban dan suhunya juga meningkat.

Terutama bila penggunaannya tak terkontrol dengan baik. Gangguan dermatitis popok biasanya sering muncul di daerah sekitar kelamin, paha bagian dalam, anus, dan bagian cembung bokong. Secara kasat mata, gangguan ini membuat kulit tampak kemerahan. Bila hal itu sudah terjadi, bayi biasanya akan rewel atau menangis, terutama waktu sedang pipis atau pup.

Tidak Sehat

Salah satu akibat malas mengganti popok bayi ialah adanya unsur zat kimia yang terkandung dalam pampers bayi yaitu, yang pertama ialah Traces of Dioxin, produk lain dari proses pemutihan kertas ini penyebab kanker nomor satu.

Yang kedua ialah Tributly-tin (TBT), polutan beracun yang menyebabkan masalah hormonal. Selanjutnya ialah Sodium polyacrylate, polimer berdaya serap yang menjadi jelly saat terkena cairan menimbulkan resiko toxic shock syndrome yang jika dipakai secara terus menerus akan menyebabkan mandul untuk si anak.

Infeksi Kulit

Akibat malas mengganti popok bayi yang sering terjadi selanjutnya ialah kelembaban di kulit akibat tumpukan air seni atau tinja, menjadi tempat yang paling efektif bagi jamur dan bakteri untuk berkembang biak dan menyebar. Dari sinilah, iritasi kulit terjadi.

Bahkan bisa menjadi radang kulit (dermatitis). Parahnya lagi, jika bagian anus kena iritasi, akan cepat menyebar ke alat kelamin bayi dan lipatan pangkal paha sang buah hati. Akibatnya, bisa terjadi infeksi sekunder di kedua aera tersebut. Bayi pun menjadi rewel atau menangis sebab ia merasa perih, gatal, dan panas.

Anak lambat belajar pipis atau bab

Terlalu lama memakai popok bayi juga berdampak pada lambatnya sang anak untuk belajar pipis sendiri maupun pup. Karena biasanya kalau sering menggunakan pampers, dia akan pipis sesuka hatinya tanpa bisa memiliki inisiatif untuk mengatur pipisnya. ini akibat malas mengganti popok bayi yang sering di abaikan oleh orang tua.

Trauma

Karena perasaan tidak nyaman memakai diapers mungkin bayi akan dapat mengalami trauma akan pemakaian diapers.

Baca Artikel Lainnya :

Perasaan trauma karena merasa tidak nyaman dengan penggunaan diapers ini bisa merugikan orang tua dan bayi itu sendiri pada waktu-waktu tertentu. akibat malas mengganti popok bayi yang satu ini akan dapat membuat orang tua si bayi sendiri menjadi bingung bagaimana cara mengatasinya.

Ruam Popok

Akibat malas mengganti popok bayi selanjutnya ialah Ruam Popok. Ruam popok ialah iritasi pada selangkangan bayi.

Tidak sedikit bayi perempuan maupun laki-laki yang di pakaikan popok sejak bayi pada akhirnya harus menjalani operasi alat kelamin karena kesulitan kencing yang disebabkan oleh pengendapan air seni pada diapers yang dapat menimbulkan jamur dan bakteri serta kurangnya sirkulasi udara saat menggunakan diapers.

Loading...

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *