Alasan Mengapa Jarak Bulan dan Bumi Relatif Tidak Ada Perubahan

Alasan Mengapa Jarak Bulan dan Bumi Relatif Tidak Ada Perubahan – Bisa dibilang, Bumi dan Bulan merupakan satu kesatuan (menurut kita, orang awam.

Untitled

Jadi, saya harap ilmuwan di luar sana tidak marah dengan kalimat ini^^). Ketika terjadi penciptaan Bumi, tak lama kemudian maka Bulan pun terbentuk.

Bulan sendiri terbentuk berdasarkan teori tumbukan, teori yang paling banyak dipercaya tentang proses pembentukan Bulan.

Teori ini menyatakan bahwa Bulan terbentuk karena tumbukan antara Bumi dengan sebuah planet lain yang besarnya seukuran dengan planet Mars sekitar 4,5 milyar tahun yang lalu. Planet itu diberi nama Theia, diambil dari mitologi Yunani, dikisahkan Theia adalah ibu dari Dewi Bulan bernama Selena.

Setelah tumbukan itu, Theia hancur dan bagian-bagiannya ada yang bersatu dengan Bumi dan sebagian lainnya membentuk satelit alam kita yaitu Bulan.

Gravitasi Bumi dan Bulan saling tarik menarik sehingga memungkinkan permukaan Bumi memiliki tonjolan-tonjolan dan tidak rata.

Hal ini menyebabkan perputaran Bumi pada porosnya melambat. Sehingga memungkinkan Bulan juga menjauh meski sangat sedikit dan lambat. Sekitar 620 juta tahun lalu, sehari di Bumi hanya sekitar 21 jam saja, tidak seperti sekarang. Ini menunjukkan terjadinya perlambatan rotasi Bumi.

Melalui beberapa studi dan penugasan ke Bulan, diketahui memang Bulan menjauh 1 sampai 2 cm per tahun. Inilah yang menyebabkan waktu rotasi Bumi menjadi semakin lambat setiap abadnya.

Meski begitu, gravitasi Bulan tidak cukup kuat untuk bisa lepas dari medan gravitasi Bumi. Maksudnya, Bulan tidak memiliki cukup energi untuk melepaskan diri dari tarikan gravitasi Bumi. Selain itu, Bulan juga dipengaruhi oleh Matahari.

Lebih tepatnya, pasang surut Matahari. Pengaruh yang diberikan oleh Matahari inilah yang menyebabkan Bulan untuk cenderung didorong mendekati Bumi.

Jadi, sebenarnya Tuhan telah mengatur alam semesta ini dengan begitu seimbang. Bulan memang memiliki kecenderungan bisa menjauh dari Bumi, namun, in the contrary (lawannya), Matahari juga membuat Bulan mendekati Bumi.

Baca Artikel Lainnya :

Jadi, sederhananya, jarak Bumi dan Bulan akan relatif tetap karena ia dalam waktu bersamaan didorong dan ditarik berlawanan arah sehingga yang terjadi adalah cenderung diam di tempat, kalaupun ada perubahan, bisa diabaikan.

Bayangkan kalau Anda mendorong sebuah meja, dan pada sisi berlawanannya teman Anda juga mendorong meja tersebut ke arah Anda sama kuatnya (besarnya energi atau gayanya sama). Nah, bukankah meja akan cenderung tidak bergerak? Sama dengan Bulan kita.

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *