Alasan Pengeboman Kota Nagasaki dan Hirosima

Kota Hirosima dan Nagasaki adalah dua kota yang ada di Jepang yang mendapati serangan bom atmo oleh sekutu. Tepatnya pada tanggal 7 Agustus 1945 bom atom jatuh di kota Hirosima dan dua hari setelahnya menimpa di kota Nagasaki. Akibat dari peristiwa ini terdapat banyak sekali korban jiwa dan akhirnya menjadi titik akhir dari perang dunia ke dua.

fi 81

Kisah dari pengeboman kota Hirosima dan Nagasaki ini berawal dari perang pasifik antara Jepang dan sekutu. Dalam peperangan ini, Amerika mengalami suatu kekalahan yang cukup hebat tepatnya di akhir bulan tahun 1994.

Namun kemudian, Sekutu telah berhasil ke Filipina dan berhasil mengatasi kekalahan sebelumnya. Tak hanya itu saja, gerakan dari Sekutu yang sudah sampai di kota Jepang ini telah mengakibatkan banyak kerugian, mulai dari ekonomi dan tak sedikit pula korban jiwa yang ditinggalkan.

Perlawanan antara Jepang dan Amerika terus berlanjut dan muncul operasi bernama Downfall yang ditujukan untuk menginvasi Jepang. Dalam operasi ini direncanakan dengan dibagi menjadi dua bagian yaitu Olympic pada bulan Oktober 1945 dan Coronet pada tahun 1946.Namun sayangnya Jepang sudah membuat pertahanan yang tak kalah hebat dengan operasi pertahanan bernama Ketsugou sekalipun dengan jumlah pasukan yang sangat minim.

Tak berhenti begitu saja, karena Amerika tak beralih ke penyerangan udara dengan menggunakan evolusi bernama operasi Matterhorn. Namun karena kurangnya persiapan yang mendukung, upaya ini gagal karena tindakan pengeboman menuju ke Jepang mengalami kendala di bidang mekanis.

Dalam serangan udara ini terus dilanjutkan dengan operasi B-29 di Guam, Saipan dan Tinian di pulau Marina yang merupakan daerah kekuasaan dari Jepang. Operasi ini dilakukan oleh brigadir tentara udara AS bernama Haywood S. Hansell dan upaya ini berhasil.

Hingga tiba di suatu peristiwa yang akan memulai pengeboman di titik Hirosima dan Nagasaki. Tujuan dari proyek ini dinamakan operasi Manhattan yang dihandle oleh Amerika, Inggris dan Kanada. Dalam upaya ini, dipimpin oleh Leslie R Groves seorang kops insinyur AS sebagai pembuat proyek bom atom itu.

Sebelumnya, bom atom ini akan ditujukan ke Jerman namun karena sudah menyerah kemudian ditujukan ke Jepang. Dalam proses ini, terdapat dua tipe bom atom yang masing-masing aka ditujukan ke Hiroshima kemudian ke Nagasaki.

Bom dengan bama Little boy yang menggunakan komponen uranium-235 ini ditujukan di kota Hiroshima. Dalam operasi ini direncanakan pada tanggal 6 Agustus 1945 dengan jarak 800 kaki dari atas permukaan tanah bom siap dijatuhkan. Hingga kemudian bom bernama Fat man dengan kekuatan plutonium-239 dijatuhkan di Nagasaki pada tanggal 9 agustus 1945 dengan ketinggian 1.650 kaki dari permukaan tanah. Setelah peristiwa ini, Jepang mengalami kekalahan dan menjadi berakhirnya peristiwa dari perang dua kedua.

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *