Anda Ingin Sukses Bersama Udang Galah! Ini Cara Budidayanya?

Anda Ingin Sukses Bersama Udang Galah! Ini Cara Budidayanya? – Udang galah merupakan salah satu jenis udang air tawar yang saat ini menjadi primadona pembudidaya udang. Ya, pasalnya jenis udang yang satu ini selain harga jualnya yang mahal, proses pembudidayaannya terbilang lumayan mudah dibanding dengan jenis-jenis udang dan ikan lainnya.

Untitled

Udang jenis ini juga banyak diminati baik oleh para konsumen lokal sampai dengan mancanegara. Saat ini tercatat bahwa permintaan pasar dunia akan udang galah asli Indonesia menunjukkan peningkatan yang drastis. Diprediksi masa depan dari usaha budidaya udang galah akan semakin cemerlang di masa mendatang.

Jenis udang galah banyak diminati oleh pasar Jepang sampai dengan pasar Eropa. Udang galah Indonesia banyak diekspor ke negara-negara maju. Tak heran hasil atau profit yang didapat terbilang sangat tinggi.

Budidaya udang galah bisa dilakukan di kolam maupun tambak dengan air tawar. Perawatannya juga tidak terlalu rumit. Berikut beberapa tahap atau prosesor budidaya udang galah yang bisa dicoba.

  1. Lokasi Budidaya

Udang galah merupakan salah satu binatang yang bisa hidup dengan baik di wilayah yang memiliki ketinggian nol sampai 700 meter di atas permukaan air laut. Selain itu udang galah juga dapat hidup dengan baik di air jernih yang bebas polusi dan pencemaran.

Budidaya udang galah sebaiknya dilakukan di daerah yang bebas dari banjir. Debit air yang dianjurkan untuk budidaya udang galah adalah 0,5 sampai 1 liter per detik untuk kolam dengan luas 300 hingga 1.000 meter persegi.

  1. Peralatan Yang Dibutuhkan

Sama seperti budidaya hewan air yang lain, budidaya udang galah juga membutuhkan beberapa alat seperti wadah pengangkut benih, serok, jaring, ember, seser, timbangan, sampai dengan ayakan ikan.

  1. Pengelolaan Air

Untuk melakukan budidaya udang galah sebaiknya menggunakan air yang mengalir dengan sirkulasi udara yang baik. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas air agar tetap terjaga dengan baik. Air yang baik untuk budidaya udang galah adalah air yang memiliki tingkat keasaman 6,5 sampai dengan 8,5.

  1. Perawatan

Perawatan yang bisa dilakukan dalam budidaya udang galah adalah mencegah hama pengganggu. Hama yang biasa menyerang udang galah adalah hama yang bersifat predator atau kompetitor. Hama udang galah ini biasanya berupa ikan liar yang tak sengaja masuk ke dalam kolam. Untuk menanggulanginya dengan cara menyaringnya.

Selain itu udang galah juga rawan terkena penyakit udang berlumut. Hal tersebut biasanya disebabkan karena sirkulasi udara kurang baik. Solusinya adalah dengan memperbaiki kualitas air tempat budidaya. Perawatan lainnya bisa dilakukan dengan cara pemberian makan secara teratur dan penambahan vitamin agar udang dapat tumbuh sehat dan subur.

  1. Panen

Panen udang galah biasa dilakukan setelah 4 atau 6 bulan pasca bibit ditebar ke kolam. Panen juga dipengaruhi dengan jenis udang dan perlakuan saat budidaya udang. Selain itu panen udang galah juga disesuaikan dengan permintaan pasar. Biasanya pasar membutuhkan banyak udang galah dengan berat 20 sampai 25 gram per ekor.

Harga jual udang galah sendiri bisa dipengaruhi oleh kualitas dan ukuran udang. Semakin besar udang maka semakin mahal pula harga jualnya. Untuk memasarkan udang galah bisa menggunakan bantuan koperasi, atau jika memungkinkan bisa langsung dipasarkan secara individu. Sekian informasi mengenai budidaya udang galah. Semoga memberi manfaat bagi kita semua.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *