Apa Benar Ketuban Berbau ada Masalah?

Apa Benar Ketuban Berbau ada Masalah? – Kehamilan adalah hadiah dari Tuhan yang sangat ditunggu ketika seseorang sudah menikah.

Saat dokter memastikan seseorang telah hamil, mulai saat  itulah harus menjaga kehamilannya dan sering memeriksakan ke dokter untuk memastikan janinnya baik-baik saja. Salah satu yang diperhatikan saat ke dokter adalah perkembangan ketuban sang ibu.

Untitled

Dokter memeriksa volume air ketuban, apakah air ketuban normal, terlalu banyak, atau terlalu sedikit, karena jumlah air ketuban menandakan kesehatan sang janin.

Air ketuban ini berfungsi untuk melindungi janin dari luar atau benturan. Air ketuban ini juga berfungsi untuk mengatur suhu agar tetap hangat dan stabil. Fungsi lainnya adalah membantu pertumbuhan otot, system pencernaan, paru-paru janin agar tumbuh dengan baik.

Hal-hal yang bisa mempengaruhi sedikitnya air ketuban adalah:

  1. Hamil yang berlangsung selama 42 minggu
  2. Masalah dengan plasenta
  3. Bisa diakibatkan beberapa obat yang dikonsumsi selama kehamilan
  4. Jika sang ibu memiliki masalah medis, misalnya ginjal
  5. Jika sang ibu mengandung kembar identik dan tidak tumbuh seimbang

Tidak ada yang bisa mengetahui jumlah volume air ketuban kecuali dokter atau bidan.jika sang dokter merasa air ketuban terlalu sedikit, maka ia menyarankan untuk USG atau scan.

Jika air ketuban terlalu sedikit pada trisemester pertama dan trisemester kedua bisa menyebabkan keguguran atau sang bayi akan meninggal. Kekurangan air ketuban paling sering terjadi pada trisemester ketiga.

Jika kekurangan air ketuban pada masa ini biasanya dokter memasukkan cairan jika dirasaa perlu.

Pada setiap pemeriksaan ke dokter, sang ibu harus aktif menanyakan kondisi air ketuban. Karena jika kekurangan cairan dalam ketuban tersebut akan menimbulkan komplikasi ketika melahirkan.

Kekurangan air ketuban juga menyebabkan bayi yang lahir sungsang karena tidak memiliki ruang untuk merubah posisi.

Baca Artikel Lainnya :

Jika waktunya melahirkan, air ketuban akan pecah dengan sendirinya. Air ketuban yang normal adalah berwarna putih keruh hingga kekuningan. Beritahu dokter jika air ketuban berwarna kehijauan, bau tak sedap, atau campur darah.

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *