Apa Bisa Kapas Menjadi Media Penanaman Jamur?

kpssApa Bisa Kapas Menjadi Media Penanaman Jamur? – Banyak orang terkejut ketika kapas mulai dijadikan suatu media penanaman. Bukan untuk menanam tumbuhan .melainkan media penanaman jamur. Dengan ditemukan media baru berupa kapas sehingga kapas mulai dikembangkan sebagai media untuk penanaman jamur di beberapa perusahaan besar. Karena telah diterapkan oleh HKTI Brebes bahwa jamur yang dihasilkan melalui media kapas akan lebih baik daripada media apapun. Selain itu jamur akan tumbuh lebih cepat dengan menggunakan media tersebut. Sehingga kapas mulai digunakan beberapa pengembang tanaman jamur untuk diperjualbelikan. Hal ini menjadi suatu terobosan baru bagi beberapa pengusaha yang mengembangkan jamur. Bukan hanya menghemat biaya yang dikeluarkan untuk penanaman jamur, tetapi mempermudah areal untuk penanaman jamur melalui media ini.

Media kapas memberikan beberapa manfaat dalam pengembangan tanaman jamur tersebut. Beberapa manfaat penanaman jamur dengan media kapas adalah:

  • Kelembaban kapas yang dibasahi akan menyebabkan jamur bertumbuh lebih cepat daripada media lain.
  • Jumlah jamur yang dihasilkan lebih banyak.
  • Kualitasnya jamur terlihat lebih segar dan bentuknya lebih bagus.
  • Tidak memerlukan media yang luas cukup media kapas.

Media kapas yang digunakan dalam pengembangan jamur ini bukan kapas yang dihasilkan dari hasil produksi tetapi hasil limbah kapas . Waktu yang dibutuhkan untuk melakukan penanaman jamur dalam kurun 1 bulan. Limbah kapas yang dihasilkan melalui fermentasi kurang lebih 10 hari, kemudian media dimasukkan kedalam rak-rak seperti lumbung yang telah disediakan. lalu dilakukan penguapan di lumbung kira-kira 70 derajat selcius. Penguapan ini bertujuan untuk menyeterilkan tempat/media penanaman jamur agar nantinya jamur yang tumbuh tidak terhambat. Setelah melalui proses tersebut barulah dilakukan penebaran benih jamur di atasnya. Jamur dapat dipanen setelah 10 hari penyebaran benih.

Tidak semua jamur dapat tumbuh dimedia limbah kapas yang diterapkan, namun terdapat beberapa jamur yang bernilai ekonomis dapat ditanam pada media tersebut. Contohnya: Jamur merang. Jamur merang adalah salah satu jamur yang sering dikonsumsi manusia. Ketika jamur ini dipanen dalam keadaan belum sepenuhnya dalam keadaan payungnya terbuka, tetapi masih dalam keadaan kuncup. Kini penanaman jamur dapat dilakukan dimanapun dan oleh siapapun yang ingin membuka bidang usaha dalam pengembangan jamur.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *