Apa Penyebab Terjadinya Penyakit Rebah Kecambah

Apa Penyebab Terjadinya Penyakit Rebah Kecambah – Rebah kecambah atau yang biasa dikenal dengan nama semai roboh atau damping off merupakan salah satu jenis penyakit yang biasa menyerang tanaman padi dan beberapa jenis tanaman lainnya.

Untitled

Penyakit rebah kecambah ini biasa disebabkan oleh jamur Rhizoctonia solani Kuhn ataupun phytium spp. Jamur jenis tersebut biasa menyerang pangkal tanaman sehingga mengakibatkan tanaman menjadi rapuh dan roboh.

Gejala yang dapat dikenali apabila sebuah tanaman terkena penyakit rebah kecambah adalah tanaman layu secara mendadak. Selain itu timbul miselium putih pada pangkal tanaman di atas permukaan tanah. Jika tanaman terserang penyakit ini maka akan mati dalam waktu yang cepat apabila tidak segera ditangani.

Ada berbagai macam cara yang dapatdigunakan untuk menanggulangi penyakit rebah kecambah, yakni menghindari penggunaan air yang berlebihan di masa persemaian. Hal ini bertujuan untuk menekan pertumbuhan jamur yang berpotensi menyerang tanaman. Pastikan pengairan menggunakan air yang memiliki kualitas bagus, bukan air yang tercemar dan mengandung zat-zat pemicu terjadinya penyakit.

Selain itu dalam hal penanaman benih sebaiknya dilakukan dengan tidak terlalu dalam, karena jika terlalu dalam akan mempermudah jamur menyerang dan menyebabkan penyakit rebah kecambah. Jadi tanam dengan kedalaman yang cukup saja.

Tanah yang digunakan sebagai media tanam tanaman sebaiknya disterilkan terlebih dahulu. Ada banyak sekali cara yang dapat digunakan untuk menyeterilkan tanah. Tinggal pilih sesuai selera.

Untuk mencegah pertumbuhan jamur pada tanaman, sebaiknya saat pengolahan tanah untuk persemaian, campurkan dengan pestisida hayati. Pestisida tersebut merupakan musuh dari jamur yang biasa menyebabkan rebah kecambah.

Perbaikan drainase tanah juga sangat diperlukan agar air tidak menggenang sehingga menyebabkan pertumbuhan jamur menjadi semakin tinggi.Hal tersebut mampu memicu pertumbuhan jamur yang berbahaya bagi tanaman.

Selain itu hati-hati dalam menggunakan pupuk kompos, karena bisa jadi pupuk yang digunakan sangat lembab dan mengandung jamur penyabab semai roboh. Jika anda menggunakan kompos yang lembab sebaiknya diolah terlebih dahulu untuk mengurangi kadar air yang berpotensi penyebabkan masalah pada tanaman. Tak hanya pupuk kompos saja, namun itu juga berlaku pada pupuk kandang dan jenis pupuk organik lainnya.

Treatment seed juga bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya semai roboh. Caranya adalah dengan memberikan fungisida terhadap bibit atau benih tanaman yang akan ditanam. Pemberian perlakuan fungisida bisa dilakukan dengan cara merendam benih tanaman pada cairan fungisida dengan takaran 2-3 gr untuk satu liter air.

Untuk mencegah tanaman lain yang belum terkena semai roboh agar terhindar dari jamur penyebab penyakit semai roboh bisa dilakukan upaya antisipasi dengan cara penyemprotan fungisida. Semoga informasi mengenai penyakit rebah kecambah tadi dapat bermanfaat bagi kita semuanya.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *