Apa Saja Hama dan Penyakit Pada Tanaman Jambu Biji

Apa Saja Hama dan Penyakit Pada Tanaman Jambu Biji – Pada proses tanam menanam suatu tumbuhan, memang tidaklah selalu mudah. Bahkan, sangat diperlukan perawatan yang tepat. Seperti halnya pada tanaman jambu biji, yang mana pada tanaman ini bisa dengan bebas ditemukan pada beberapa lokasi. Akan tetapi, tanaman ini bisa menghasilkan buah dengan sempurna, namun juga bisa tak berbuah seperti yang diharapkan.

1

Hal tersebut tidak terlepas dari adanya pengaruh ada tidaknya hama dan penyakit yang mengintainya. Terlebih lagi, resiko tersebut senantiasa datang setiap saat dan tak menentu. Bila saja ini dibiarkan, maka dapat memberikan pengaruh pada hasil panen yang kurang maksimal.

Untuk budidaya tanaman jambu biji ini, diperlukan tindakan yang tepat untuk menanggulangi hama dan penyakit tersebut. Sebelum tindakan ini dimulai, terlebih dahulu ketahui jenis-jenis hama yang ditimbulkan, seperti berikut ini:

  • Ulat daun dan ulat keket, dengan proses pengendaliannya ialah dengan menggunakan nogos.
  • Semut dan tikus, cara mengatasi dengan penyemprotan obat kimia, tetapi dalam jumlah yang sewajarnya saja.
  • Ulat putih dan ulat jengkal bisa diberantas dengan menyemprotkan zat kimia pestisida.

Selain serangan dari beberapa hama tersebut, jambu biji tak terlepas dari serangan akibat suatu penyakit. Dimana, pada penyakit tersebut juga harus diatasi sebelum tanaman ini tak bisa dipanen atau bahkan bisa berakibat fatal yaitu tidak dapat hidup lagi. Contohnya ialah:

  • Penyakit yang disebabkan oleh jamur, bisa berupa warna putih pada bagian akarnya. Untuk mengatasinya bisa dengan menyemprotkan zat kimia atau pestisida.
  • Penyakit dari bercak-bercak warna hitam yang merupakan serangan dari beberapa jamur. Penyakit ini bisa diatasi dengan penyemprotan pestisida ke beberapa titik tumbuhan itu.
  • Penyakit karena adanya ganggang yang seringkali muncul ketika musim penghujan. Akibat dari penyakit ini, terdapat bercak-bercak pada permukaan daun jambu tersebut. Untuk mengatasinya pun sama, dengan menyemprotkan pestisida.

Hama dan penyakit pada buah jambu biji ini memang seringkali menyerang setiap saat. Bahkan adapula yang bermunculan di musim tertentu. Sehingga, membuat tanaman ini tak dapat tumbuh subur serta tak dapat dipanen dengan maksimal.

Untuk itu, diperlukan tindakan yang lebih siap terhadap ragam resiko yang ada. Bahkan, penggunaan zat kimia atau pestisida ini tak lupa untuk digunakan. Akan tetapi, penggunaan obat kimia ini sebaiknya dalam jumlah yang sedikit saja, tak perlu berlebihan.

Bila musim panen tiba, hama dan penyakit ini tak akan berhenti untuk menyerang, bila saja tidak ada tindakan penanganan yang tepat atas serangan sebelumnya. Untuk itu, diperlukan perawatan yang rutin, termasuk pada penyemprotan pestisida yang ada. Tetapi, usahakan pada bagian buah tak terkena semprotan dan bisa menutupinya dengan kertas.

Hal ini bertujuan untuk melindungi buah itu dari semprotan zat kimia. Sehingga, pengobatan bisa diterapkan untuk tanaman ini, akan tetapi tidak berdampak buruk pada buah yang nantinya akan dikonsumsi.

Baca Artikel Lainnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *