Apa Saja Penyebab Hama Ulat Bulu Terus Meningkat

ulet1Apa Saja Penyebab Hama Ulat Bulu Terus Meningkat – Akhir-akhir ini hama ulat bulu menjadi topik yang diresahkan warga, dikarenakan banyaknya populasi ulat bulu yang meningkat dan menyerang banyak tanaman, khususnya tanaman mangga. Meskipun telah dilakukan beberapa cara untuk menanganinya tanpa mengetahui penyebabnya dengan benar maka hal itu kurang efektif untuk dilakukan. Untuk itu sangatlah penting mengetahui penyebab hama ulat bulu ini meningkat disetiap bulannya.

Pertama, iklim ataupun cuaca yang berubah tak menentu pada setiap harinya. Terkadang cuaca panas tapi tiba-tiba dapat terjadi hujan. Cuaca yang berubah secara cepat mengubah temperatur lingkungan sekitar yang sangat berpengaruh pada pertumbuhan hama ini. Cuaca yang memberikan dampak positif untuk perkembangan hama ulat bulu yaitu ketika musim hujan sebab ketika hujan turun tanaman disekitar akan menjadi basah dan lembab. Pada situasi tanaman lembab, menimbulkan ulat bulu nyaman menempel pada tanaman tersebut dan berkembang biak semakin banyak. Perubahan musim ini merupakan salah satu faktor utama yang mempercepat populasi hama ulat bulu.

Kedua, berkurangnya predator/pemangsa hama ulat bulu. Dalam rantai makanan ulat bulu biasanya dimangsa spesies sejenis burung, seperti: kelelawar, burung kecil, dll. Namun di beberapa tempat jarang dijumpai predator hama ulat bulu. Predator ulat bulu perlu ditingkatkan perkembangannya seiring dengan pertumbuhan ulat bulu sehingga terjadi keseimbangan dalam rantai makanan. Warga yang memiliki tumbuhan perlu memelihara predator ulat bulu khususnya yang memelihara tanaman mangga bervarietas manalagi. Karena banyak ulat bulu yang suka memakan daun mangga tersebut, sebab:

  • Kelembabannya sesuai untuk perkembangan hama ulat bulu.
  • Meletakkan telur di sela-sela kulit pohon tersebut, sekali ulat bulu bertelur menghasilkan 70 hingga 300 telur yang merugikan pemilik tumbuhan.

ulet2Ketiga, seleksi alam yang tidak dapat dihindari. Banyak warga yang menggunakan pestisida untuk melawan hama ini. Sedangkan dampak negatif dari pestisida menimbulkan kekebalan hama pada pestisida tersebut. Sehingga hama ulat bulu sudah menjadi kebal dengan pestisida yang sering digunakan masyarakat. Selain itu dalam beberapa tumbuhan inang yang ditempeli ulat bulu terdapat zat racun yang menimbulkan pertahanan bagi hama ulat bulu yang diserang dengan menggunakan pestisida ataupun predatornya. Racun ini memiliki warna spesifik/khusus yang berbeda sehingga serangga tidak berminat untuk mengkonsumsi ataupun memakannya. Dengan adanya racun itu hama ulat bulu tidak dapat dimakan oleh predatornya dikarenakan mengandung racun yang menimbulkan predatornya mati. maka dari itu penyebab dari pesatnya pertumbuhan ulat bulu perlu diketahui setiap orang yang hendak menanganinya.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *