Apa Sih Arti Lambang Garuda Pancasila?

Setiap negara memiliki lambang kenegaraan yang mengandung makna filosofis dan historis dari bangsa tersebut. Begitu pula dengan negara kita, negara Republik Indonesia. Kita semua mungkin tahu bahwa Indonesia memiliki Garuda Pancasila sebagai lambang negara, namun, tahukah Anda arti sebenarnya dari lambang tersebut?

f 25

Pada Undang-Undang Dasar Negara RI 1945, tepatnya Pasal 36 A, terkutip pernyataan “Lambang Negara ialah Garuda Pancasila dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika.” Berdasarkan pada Peraturan Pemerintah No. 66 tahun 1951, Garuda Pancasila diresmikan sebagai lambang negara Republik Indonesia, berikut dengan Bhinneka Tunggal Ika yang memiliki arti memiliki arti “Berbeda-beda tetapi tetap satu” sebagai semboyan negara.

Garuda Pancasila berbentuk burung Garuda yang kepalanya menengok ke arah kanan (dilihat dari sudut pandang burung Garuda) dengan perisai dengan bentuk menyerupai jantung yang digantung rantai pada bagian lehernya.

Dalam tubuh Burung Garuda pada Garuda Pancasila terkemas lima simbol Pancasila, dan terdapat pita bertuliskan semboyan negara; Bhinneka Tunggal Ika pada cengekeramannya. Lambang ini merupakan hasil rancangan Sultan Hamid II dari Pontianak, dengan sedikit penyempurnaan oleh Presiden Soekarno.

Seluruh elemen pembentuk lambang Garuda Indonesia sebenarnya memiliki arti dan makna yang sangat dalam bagi negara. Burung Garuda yang berdiri tegak dengan sayap terbentang lebar melambangkan tenaga dari pencipta atau semangat yang membangun, arah kepala burung Garuda yang menoleh ke kanan memiliki arti sebuah kemujuran, sementara warna emas sebagai warna utama Garuda Pancasila mengandung makna keagungan.

Secara keseluruhan, burung Garuda yang mampu terbang tinggi di angkasa meski tanpa kawanannya melambangkan cita-cita yang tinggi, keperkasaan, serta kedaulatan dari bangsa. Simbol Pancasila yang tertoreh pada tubuh burung Garuda mengandung makna lima butir Pancasila sebagai dasar utama negara, sementara pita bertuliskan semboyan Bhinneka Tunggal Ika menegaskan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang terkukuhkan sejak proklamasi kemerdekaan, 17 Agustus 1945.

Rangkaian tanggal ini pun terkandung pada seloka dengan perlambangan bulu-bulu pada tubuh dan sayap burung Garuda sebagai candra sangkala proklamasi; 17-8-1945; 17 helai bulu sayap, 8 helai bulu ekor 19 helai bulu di bawah perisai serta 45 helai bulu pada leher Garuda.

Sementara itu, semboyan negara yang tercantum pada Garuda Indonesia pun memiliki makna yang kuat dan mendalam, seperti yang tertuang pada Peraturan Pemerintah yang telah disebutkan sebelumnya.

Bhinneka Tunggal Ika membawa makna untuk mendorong makin kukuhnya persatuan Indonesia, mendorong timbulnya kesadaran akan pentingnya pergaulan demi persatuan dan kesatuan yang kukuh, mengingatkan untuk tidak saling menghina, mencemooh, atau menjelekkan antar sesama bangsa, saling menghormati dan mencintai sesama, meningkatkan identitas dan kebanggaan bangsa, serta meningkatkan nilai gotong royong dan solidaritas.

Garuda Indonesia memiliki makna yang amat terpuji dan mendalam. Maka, akan sangat baik bagi kita sebagai warga negaranya mampu menerapkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *