Asal Usul Kesultanan Banjar

Rita Elfianis       Comments Off on Asal Usul Kesultanan Banjar

Bukan hanya sistem kerajaan yang menghiasi sejarah Indonesia. Ternyata Indonesia juga dihiasi oleh sistem kesultanan. Salah satunya adalah Kesultanan Banjar atau Kesultanan Banjarmasin.

Kesultanan ini berdiri pada tahun 1520. Sayang pada masa penjajahan Belanda, pemerintah Belanda menghapuskannya pada tahun 1860. Meski pihak Belanda telah menghapusnya, rakyat Banjar menolak mengakuinya dan percaya bahwa Kesultanan Banjar baru berakhir pada tahun 1905.

p 101

Kerjanaan ini bermula dari masuknya sebuah kapal yang dinakhodai oleh Wiramata pada sekitar lima abad yang lalu. Pasukan yang berada di kapal tersebut kemudian diminta untuk mencari potensi alam pada wilayah tersebut.

Tak butuh waktu lama bagi pasukan untuk menemukan sumber daya pada wilayah tersebut. Para pasukan bahkan sempat terkejut saat menemukan tanah subur di wilayah Banjar.

Kerajaan pertama yang didirikan di wilayah tersebut adalah Kerjaan Kuripan yang dipimpin oleh Pangeran Suryanata atau disebut pula Raden Putra atau juga kerap dipanggil Raden Surya Anata. Kedekatan hubungan salah satu kerajaan besar di Pulau Jawa yakni Majapahit.

Pangeran Suryanata ternyata adalah anak dari Raja Kartawidjaya atau dikenal pula dengan nama Tjakra Negara yang berasal dari Majapahit.

Kerajaan ini kemudian berubah menjadi kerajaan bercorak ajaran Hindu. Tak dapat dipungkiri bahwa Kerajaan Banjar juga sempat terkena pengaruh saat masuknya ajaran Islam. Menjelang masuknya ajaran Islam, kerajaan yang terletak di pulau Kalimantan ini dipimpin oleh Maharaja Sukarama.

Perpecahan juga tak dapat dihindari oleh kerajaan ini. Saat dipimpin oleh Pangeran Tumenggung. Pada masa itu terjadi perpecahan dengan Raden Samudra. Raden Samudra tak lain adalah cucu dari Maharaja Sukarama. Ia merasa memiliki hak untuk memiliki kekuasaan kerajaan.

Pada perselisihan itu, Pangeran Tumenggung harus menelan kekalahan dan tunduk kepada Raden Samudra.

Pada itu pula, ajaran islam masuk dan kerajaan Banjar dipimpin oleh Raden Samudra hingga 1620. Kesultanan ini mengalami masa kejayaan pada sekitar abad ke-17. Kesultanan Banjar memang dikenal kaya akan komoditi alamnya, seperti lada. Selain kaya akan hasil bumi, Kesultanan Banjar dikenal juga mahir dalam hal perdagangan.

Selain sempat mengalami peperangan dengan Kerajaan Mataram, kesultanan Banjarmasin juga tercatat pernah mengalami perselisihan dengan pihak Belanda. Pertikaian antara Kesultanan Banjar dengan Mataram berhenti padat ahun 1637.

Meski telah berdamai dengan Mataram, perang ternyata belum usai di tanah Banjarmasin. Pada 1660, terjadi Perang Makassar yang mengakibatkan banyaknya pedagang yang hijrah kewilayah lain.

Baca Artikel Lainnya :

Loading...

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.