Awal Mula Islam ke Indonesia

Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. Masuknya Islam ke Indonesia sekitar abad ke-11 saat pedagang Gujarat yang masuk ke Indonesia ketika berdagang. Penyebaran agama Islam berakhir ketika akhir abad ke-16 dan menjadi agama mayoritas di Jawa setelah sebelumnya penduduknya menganut agama Hindu dan Budha.

fu 51

Para ahli masih bedebat mengenai perpindahan keyakinan pada masyarakat. Beberapa fakta menyebutkan terdapat makan dan cerita pengembaraan yang menjadi bukti dan acuan adanya Muslim di waktu tertentu.

Terdapat beberapa teori yang menjelaskan masuknya Islam ke Indonesia. Sebelum masuk, para pedangang muslim beberapa kali pernah masuk ke Indonesia selama beberapa abad dan Ricklefs mengidentifikasikan jika proses tersebut adalah proses perpindahan ke masa Islam di Indonesia. Para pedagang tidak hanya berdagang namun juga menyebarkan dan bermukim di Indonesia dan menyatu dengan masyarakat lokal.

Sedangkan teori lain mengemukakan jika Islam telah ada di Asia Tenggara dari era Khalifaj ke-3 (644-656). Para utusan muslim singgah dan menyebarkan agama Islam ke Indonesia lewat laut dan bersinggah di Sumatra tepatnya di Sriwijaya yang menjadi pusat berdagang. Para saudagar arab muncul ketika kekhalifah Abassid berdagang karena Indonesia adalah pasar rempah-rempah.

Namun, masuknya para saudagar tidak langsung mengubah para penduduk Indonesia memeluk agama Islam. Hal tersebut dibuktikan dengan makam orang asing Muslim (1082) dan muslim pertama kali muncul di Indonesia, berdasarkan pada catatan dari Marco Poli ketika datang ke Sumatra Utara (1292). Setelah itu, ditemukan makan Sultan Malik al Shaleh, pemimpin Samudra Pasai (1297). Bukti lain dari sekolah Shafi’i (1346) dari Ibnu Battutah, seorang pengembara Maroko.

Islam di Jawa dibuktikan dengan, Ali Mughayat Syah yang berhasil menundukkan utara sumatra dengan kampanye militer dan mengetahui jika Sunda dan Kerajaan Majapahit, Jawa Timur, jatuh ke tangan Muslim di Jawa. Abad ke-16, Kerajaan Pajajaran juga jatuh dan penyebaran Islam secara teorganisir dibuktikan dengan adanya Wali Songo di tanah Jawa.

Setelah makam pemimpin Samudra Pasai ditemukan, terdapat 2 makam dari abad 14 di Minye Tujoh dengan ukiran Islamis dalam huruf India dan Arab yang ditemukan. Zheng He mencatat jika di tahun 1414, Sumatra Utara telah menjadi kesultanan Islam dan saat Zheng He datang ke Kesultanan Malaka, Iskandar Shah yang merupakan pemimpinnya adalah muslim yang taat. Bukti makan di Jawa ditemukan dengan tulisan jawa kuno dari tahun 1369.

Seorang Islam Tiongkok, Ma Huan ketika ke Jawa (1416) menyebutkan ada 3 tipe masyarakat Jawa yaitu: Jawa kuno, Tiongkok (diantaranya muslim) dan muslim di barat. Makam Maulana Malik Ibrahim, satu dari Wali Songo, ditemukan di tahun 1419. Abad ke-16, penduduk Sunda di Jawa Barat yang awalnya membenci Islam, berdasarkan laporan Suma Oriental dari Pires, mulai memeluk agama Islam.

Baca Artikel lainnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *