Bagaiamana gerhana Bulan Bisa Terjadi, Berikut penjelasan Lengkapnya

Proses Terjadinya Gerhana Bulan – Gerhana adalah fenomena astronomi yang terjadi apabila sebuah benda angkasa bergerak ke dalam bayangan sebuah benda angkasa lain. (https://id.wikipedia.org/wiki/Gerhana )

Kita sendiri sering mengenal dua jenis gerhana, yaitu gerhana matahari dan gerhana bulan. Hal ini karena matahari dan bulan merupakan dua benda angkasa yang terlihat oleh mata manusia.

pembayaran

Gerhana bulan sendiri terjadi ketika bulan, bumi, dan matahari berada dalam posisi sejajar sehingga bumi menghalangi sinar matahari untuk bulan sehingga bulan tertutupi oleh bayangan bumi.

Gerhana bulan sendiri bisa terbagi kedalam tiga jenis yang masing-masing mempunyai prosesnya.

  1. Gerhana bulan total

Gerhana bulan total terjadi ketika bulan, bumi, dan matahari benar-benar berada dalam posisi sejajar sehingga bumi akan membentuk bayangan gelap total yang dinamakan dengan umbra. Ketika bulan tepat berada di tengah umbra, maka gerhana bulan total akan terjadi.

  1. Gerhana bulan parsial atau sebagian

Gerhana bulan parsial terjadi ketika bulan melewati umbra. Ketika itu, bayangan bumi tidak akan gelap total, namun hanya bayangan redup yang dinamakan dengan panumbra.

Ketika bulan berada di daerah panumbra ini, sinar matahari akan masuk sebagian sehingga terjadilah gerhana bulan parsial atau sebagian.

  1. Gerhana bulan panumbra

Gerhana bulan panumbra terjadi ketika posisi bulan benar-benar berada dalam panumbra bumi sehingga bulan akan terlihat kusam dan kabur jika dillihat di bumi.

Selain ketiga jenis gerhana bulan di atas, mungkin kita juga pernah mendengar tentang gerhana bulan supermoon.

Gerhana bulan supermoon terjadi ketika bulan penuh dan berada dalam posisi yang sangat dekat dengan bumi.

Selain supermoon, ada juga yyang dinamakan bloodmoon yang memiliki warna merah darah. Bloodmoon terjadi ketika cahaya merah matahari terpantulkan oleh atmosfer bumi ke bulan. Dan terlihatlah bulan yang berwarna merah darah.

Fenomena supermoon dan bloodmoon ini dapat terjadi secara bersamaan dalam satu waktu tertentu.

Baca Juga :

Fenomena ini terjadi ketika bulan berada dalam posisi terdekatnya dengan matahari dan pada saat yang bersamaan, cahaya merah matahari terpantul oleh atmosfer bumi. Maka, terlihatlah bulan yang besar dengan warna merah darah.

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *