Bagaimana Asal Mula dan Sejarah Berdirinya Kota Semarang?

Inilah Sejarah Pertempuran Mutah – Di sekitar abad 7 hingga abad ke 11 ada beberapa seri perang yang memang melibatkan umat Muslim Arab dengan kerajaan Romawi Timur. Kerajaan ini disebut juga kerajaan Byzantie. Peperangan yang begitu besar ini terjadi saat ekspedisi Muslim yang berada di bawah pimpinan Rasidun serta kekhalifahan Umayyad baru dimulai di abad 7 serta dilanjutkan penerusnya hingga abad 11.

1

Salah satu perang ini ialah perang yang begitu besar, perang ini sering dikenal dengan sebutan perang Mu’tah. Sejarah dari perang Mu’tah sendiri ialah pasukan Muslim yang berjumlah 3000 pasukan melawan 200.000 pasukan romawi. Perang ini dimulai di tahun 8 hijriah di bagian timur dari Sungai Jordan serta Karak.

Sejarah Perang

Pasukan Muslim melawan pasukan Romawi tidak akan dimulai jika sebelumnya tidak ada penyebab yang besar. Sebenarnya penyebabnya ialah perselisihan diantara Byzantine dengan Muslim. Hal ini dikarenakan ledakan penduduk Arab yang dimulai dari Arab hingga ke Peninsula di tahun 630 an yang menyebabkan hilangnya area jajahan Byzantine di bagian selatan yakni Syria dan Mesir.

Di dalam rentang waktu kurang lebih 50 tahun, pasukan Muslim yang berada di kekhalifahan Umyyad tidak henti-hentinya meluncurkan serangan berulang di area Asia Minor, yang sekarang itu menjadi daerah kekuasaan dari Kerajaan Byzantine. Selain adanya serangan ada 2 kali ancaman yang digunakan untuk penundukan Kontantinopel.

Latar Belakang perang Mu’tah ini sendiri ketika perjanjian Hudaybkiyyah yang mengatur genjatan senjata di antara Kaum Quraish serta tentara yang mengatur kekuatan yang berada di Mekah. Badhan, yakni pemerintah Sassani yang berasal dari Yemen sudah masuk Islam, begitu juga kaum-kaum yang berada di Arab bagian Selatan.

Dengan peningkatan kekuatan militer yang berada di Madinah dikarenakan hal ini, Muhammad tentu saja dapat menjadi lebih luas dan juga fokus ke suku Arab yang berada di utara yakni Bilad al-Sham. Sejarawan Islam pun menyatakan, jika pergerakan militer ke arah utara dikarenakan ada perlakuan buruk dari pihak utara ke utusan yang dikirim oleh Muhammad.

Dimana utusan ini dibunuh yang menyebabkan kerajaan Byzantine mulai ikut campur, dikarenakan kaum Bani Sulaym serta Dhat al Taih ialah kaum yang berada di dalam perlindungan Byzatine.

Ketika pasukan Muslim yang berada di area timur Jordan mereka takut dikarenakan telah mengetahui jika tentara yang dibawa pasukan dari Byzantine jumlahnya hampir 67 kali dari jumlah mereka, akan tetapi ketakutan tersebut hilang setelah Abdullah Ibnu Rawahah mengingatkan mereka tentang adanya Jihad.

Di dalam perang ini banyak sekali pasukan Muslim yang tumbang. Melihat banyaknya tentara Muslim yang mulai menciyut, Tabut Ibnu Al-Arqam pun mengambil komando, di situasi terdesak ia pun terus mengonfrontasi Byzantine di dalam pertikaian kecil namun menghindari pertikaian besar, di suatu malam, Khalid pun memasang bendera baru, ini digunakan untuk membuat sebuah impresi jika ada banyak pasukan tambahan yang dikirim.

Hal ini pun menjadi penutup sejarah dari perang Mu’tah, Bayzantiner percaya bila ada pasukan Muslim penolong dan memutuskan mundur.

Baca Juga :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

One thought on “Bagaimana Asal Mula dan Sejarah Berdirinya Kota Semarang?

  1. Pingback: Sejarah Hadirnya Gereja di Indonesia | Joko Warino Blog

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *