Bagaimana Cara Budidaya Bunga Tulip

Bagaimana Cara Budidaya Bunga Tulip – Bunga tulip merupakan salah satu jenis tanaman yang banyak disukai karena bentuk dan warnanya yang cantik. Menurut sejarahnya, bunga tulip ini sudah ada sejak 500 tahun yang lalu. Bunga tulip berasal dari Turki dan kini sudah berkembang dan menyebar ke seluruh pelosok dunia termasuk Indonesia.

Untitled

Bunga yang satu ini digemari karena selain bentuknya cantik yang dapat digunakan sebagai aksen penghias, juga memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh apabila dikonsumsi. Bagian dari bunga tulip yang bisa dikonsumsi adalah bagian umbinya. Khasiat dari mengonsumsi umbi bunga tulip adalah mampu mengatasi masalah sirkulasi darah, anemia, dan mampu mengobat kanker karena banyak mengandung antioksidan.

Tulip merupakan salah satu jenis tanaman yang dapat hidup dan tumbuh dengan baik di daerah yang memiliki suhu sejuk. Jadi bagi anda yang berniat untuk melakukan budidaya bunga tulip sebaiknya memiliki tempat budidaya di dataran tinggi yang memiliki suhu yang sejuk.

Karena bunga tulip merupakan salah satu jenis tanaman umbi-umbian, oleh sebab itu anda bisa melakukan budidaya melalui biji atau penanaman umbi. Namun yang paling mudah dan cepat adalah melalui umbinya. Pilih umbi atau bibit yang memiliki kualitas bagus agar hasil yang didapat juga bagus.

Mengingat Indonesia merupakan salah satu negara tropis, bukan berarti kita tidak bisa menanam bunga tulip di Indonesia. Ada salah satu cara efektif yang bisa digunakan untuk menaman bunga tulip. Yakni yang pertama harus memasukkan biji atau umbi bunga tulip ke dalam lemari pendingin sebelum ditanam. Hal tersebut bertujuan agar mempercepat proses pertumbuhan tunas pada umbi.

Setelah itu tanam bunga tulip di tempat yang sejuk dan teduh. Usahakan untuk menghindarkan tanaman dari jangkauan sinar matahari secara langsung karena akan membuat tanaman menjadi kering dan mati. Walaupun bunga tulip dapat tumbuh dengan baik di tempat yang sejuk, bukan berarti tulip bisa hidup dengan baik di tempat yang basah.

Ya, bunga tulip ini tak bisa tumbuh dengan baik di wilayah yang memiliki curah hujan tinggi. Jadi usahakan untuk memperhatikan porsi penyiraman saat anda melakukan penyiraman kepada bunga tulip. Jangan sampai terlalu banyak sampai membuat bunga tulip terendam air.

Agar dapat menghasilkan bunga tulip berkualitas, maka juga diperlukan perawatan yang ekstra. Perawatan bunga tulip ini meliputi penyiraman, pemupukan, dan pembersihan dari hama secara rutin. Penyiraman bisa dilakukan pada saat bunga kering saja, selebihnya bunga tulip tak memerlukan penyiraman secara rutin.

Pemupukan harus dilakukan secara baik itu menggunakan pupuk organik maupun anorganik. Hama yang biasanya menyerang tanaman ini adalah hama pengerat seperti tikus. Oleh sebab itu lakukan penanggulangan dengan cara membuat perangkap ataupun dengan cara lainnya.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *