Bagaimana Cara Mencegah Penularan HIV dan AIDS?

Seperti kita ketahui HIV/AIDS ialah salah satu penyakit menular yang paling ditakuti saat ini. HIV/AIDS merupakan salah satu penyakit yang sampai saat ini dianggap sebagai pemakan korban terbesar dalam dunia kesehatan.

c 28

HIV ialah virus yang menyerang dan merusak sistem imun atau kekebalan tubuh pada manusia. Virus HIV/AIDS ini mampu bertahan hidup di dalam tubuh si penderita di tahun-tahun awal terjangkit penyakit ini tanpa menunjukkan gejala penyakit sama sekali sampai akhirnya tubuh si penderita tiba-tiba saja menjadi sangat lemah dan akhirnya menderita HIV/AIDS.

HIV (Human Immunodeviciency Virus) ialah jenis virus yang menularkan penyakit AIDS. AIDS ialah kependekan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome yaitu suatu penyakit yang secara perlahan namun pasti akan dapat merusak sistem kekebalan tubuh seseorang sehingga seseorang yang terjangkit virus HIV akan mudah terinfeksi dan sakit yang tidak kunjung sembuh.

Penularan virus HIV/AIDS dapat dicegah dengan melakukan beberapa tips singkat berikut ini :

1. Bersikap waspada pada jarum suntik dan alat bedah

Pisau cukur, obat infus, jarum suntik dan alat bedah bisa menularkan virus HIV pada orang yang sehat. Sebaiknya Anda menghindari secara waspadai penggunaan alat-alat ini pada tubuh Anda. Sebaiknya pastikan bahwa setiap jarum suntik yang masuk ke dalam tubuh Anda ialah steril dan bersih.

Silet atau pisau yang digunakan oleh tukang cukur untuk mencukur rambut pelanggannya juga ditengarai bisa menjadi salah satu media perpindahan virus HIV/AIDS jika pelanggan pertama yang memiliki virus di dalam tubuhnya mendapat luka oleh pisau silet tukang cukur dan menularkannya pada pelanggan berikutnya.

Lakukan kewaspadaan dengan beberapa langkah berikut ini :

  • Sterilkan segala peralatan bedah sebelum digunakan
  • Gunakan jarum suntik sekali pakai
  • Hindari mentato tubuh, apalagi mentato tubuh di sembarang tempat yang tidak dapat dijamin bersih dan steril
  • Hindari mengkonsumsi narkoba, sebab penularan tertinggi HIV/AIDS ialah melalui jarum suntik yang digunakan untuk aktivitas narkoba

    2. Hindarilah Seks Bebas

Cara terbaik selanjutnya ialah berperilaku sehat dalam melakukan hubungan seksual. Lakukanlah hubungan badan hanya dengan pasangan resmi Anda, jangan mencoba melakukan hubungan seksual dengan orang lain, walapun Anda beralasan sudah menggunakan kondom.

Sampai saat ini kondom hanya terbukti bisa mencegah kehamilan dan tidak bisa menjaring virus HIV yang lincah dan sangat kecil saat melewati pori-pori kondom yang melebar. Bersikaplah sehat dalam melakukan hubungan seksual, dan sayangi diri Anda dan keluarga.

Baca Artikel Lainnya :

3. Menghindari kontak darah dengan penderita HIV/AIDS

Penyebaran HIV/AIDS hanya dapat terjadi melalui pertukaran darah atau cairan tubuh dengan penderita HIV/AIDS misalnya melalui pertukaran darah lewat transfusi darah melalui orang yang terinfeksi HIV dengan orang yang sehat.

Virus ini juga dapat ditularkan melalui luka pada orang yang menderita HIV/ AIDS kepada seseorang yang sehat. Oleh sebab itu gunakanlah selalu pengaman seperti sarung karet jika anda harus berurusan dengan penderita HIV/AIDS untuk mencegah anda tertular dari virus HIV/AIDS.

Meskipun sistem yang digunakan oleh staf medis saat melakukan transfusi darah saat ini telah sangat canggih ada beberapa kasus dimana penderita mendapatkan virus HIV/AIDS setelah melakukan transfusi darah.

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *