Bagaimana Cara mendeteksi gangguan Jiwa pada anak-anak?

Berbeda dengan mendeteksi gangguan fisik pada anak yangs sangat mudah untuk dilakukan, akan tetapi tidak demikian untuk mendeteksi gangguan jiwa pada anak Anda.

g 19

Ada sekitar satu dari lima anak di Amerika yang mengalami gangguan jiwa, untuk itu hal ini telah menjadi perhatian utama yang diungkapakna oleh Centers for Disease Control and Prevention. Untuk itulah diharapkan orang tua dapat mengenali apa saja gejala mental yang terjadi pada anak.

Menurut seorang psikolok klinis dr. Elizabeth Waterman dari Morningside Recovery Center, Newport Beach, California menunjukkan gejala bahwa gejala mental pada anak berbeda dengan gejala mental yang terjadi pada orang dewasa.

Seperti gejala depresi pada anak akan lebih sering ditemui sebagai kecnderungan untuk mudah marah, menangis tapa henti, dan sering gelisah.

Sedangkan untuk remaja yang diduga mengalami depresi mereka akan cenderung menarik diri dari lingkungannya atau lebih sering melakukan masalah di lingkungan sekolah atai dengan keluarga dan orang tuanya.

Akan tetpi Waterman menambahkan jika masih perlu terlihat lebih lama dengan signifikan dibandingkan yang terjadi pada orang dewasa agar benar-benar dianggap sebagai depresi.

Seorang anak yang emngalami depresi akut akan mengalami rasa untuk takut tidur, sering khawatir, kesepian, dan sering terluka.

Adapaun gejala lainnya yang ditunjukkan oleh seorang anak yang mengalami gangguan jiwa adalah sebagai berikut:

  1. Terlalu banyak makan atau kurang makan, kecenderungan mengonsumsi obat pencahar dan Anda juga akan menemui anak yang depresi akan banyak emnghabiskan waktu untuk olahraga.
  2. Insomnia atau hypersomnia
  3. Adanya perubahan yang terjadi di lingkunagan sekolah, atau banyak mengajukan alasan supaya bisa bolos dan akhirnya nilainya pun anjlok
  4. Memiliki suasana hati yang mudah berubah seperti marah, sedih, atau sering merasa terganggu
  5. Merasa mudah lelah dan terlihat loyo
  6. Tidak ingin mengikuti banyak kegiatan ekstrakulikuler
  7. Hiperaktif, seperti tidak suka duduk tenang
  8. Sering menentang aturan, dan membangkang
  9. Susah untuk berkonsentrasi ataupun menyelesaikan pekerjaan rumah
  10. Cenderung melanggar aturan seperti merusak barang-barang, menyakiti hewan
  11. Cenderg sering bertindak impulsive dan sembrono
  12. Selalu murung, merasa sedih, dan merasa dirinya tak berharga
  13. Tiba-tiba merasa takut dengan sesuatu yang tidak diketahui sebelumnya
  14. Sering membickan kematian, dan berpikir untuk bunuh diri
  15. Mendengarkan suara-suara yang aneh

Baca Artikel Lainnya :

Bila Anda telah menemukan beberapa gejala diatas maka segeralah melakukan tindakan sebagai berikut:

  1. Mengajak memeriksakan diri ke ahli psikolog
  2. Mencarikan orang yang ahli untuk memberikan penanganan tepat
  3. Tidak memberikannya julukan
  4. Jangan down dan tetap percaya diri serta tidak kehilangan harapan
Loading...

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *