Bagian Bagian Ginjal

Sebagai salah satu organ yang paling vital dan memiliki peranan yang sangat penting untuk mejaga kesehatan tubuh, ginjal wajib dijaga agar supaya tidak mengalami gangguan. Ketika ginjal mengalami gangguan, kesehatan tubuh kita juga akan ikut terganggu.

Karena darah yang beredar di dalam tubuh kita adalah darah yang belum di filter atau di saring, termasuk dalam darah kotor, dan terdapat kemungkinan tercampur dengan racun-racun yang seharusnya dikeluarkan dari tubuh kita.

s 56

Umumnya, gangguan yang dialami oleh ginjal akan berujung dengan kerusakan pada ginjal dan mengakibatkan fungsi ginjal tidak dapat disembuhkan seperti ketika dalam kondisi prima.

Belum lagi jika kerusakan ginjal sudah memprihatinkan atau mengalami gagal ginjal, sehingga ginjal tidak akan berfungsi sama sekali.

Oleh sebab itu penting bagi kita untuk segera mengambil tindakan jika terjadi gangguan pada ginjal, hal ini dikarenakan gejala awal kerusakan pada ginjal sangat sulit diketahui.

Ginjal terletak di bawah tulang rusuk. Darah masuk melewati arteri renal dan keluar melewati vena ginjal, serta menghasilkan urine yang dibawa menuju ke kandung kemih melalui ureter.

Sebelum dikeluarkan dari tubuh kita, urine akan disimpan di dalam kandungan kemih hingga kita akan merasakan tanda-tanda untuk buang air kecil. Otot-otot pada sfingter rileks akan membiarkan urine keluar dari dalam tubuh menuju uretra.

Bagian-Bagian Ginjal dan Fungsinya

  • Korteks; Korteks adalah bagian ginjal yang paling luar dan terletak diantara kapsul ginjal dan modulla. Tugas utama kortes adalah sebagai pelindung ginjal, agar bentuknya tetap terjaga. Didalam bagian kortek terdapat jutaan nefron yang didalamnya terdapat badan malphigi yang terdiri atas glomerulus. Jutaan nefron yang terdapat didalam korteks menjadikan permukaan korteks menjadi lebih luas, dengan begitu zat buang ginjal menjadi lebih banyak.
  • Glomerulus; Glomerulus berfungsi untuk menyaring darah yang akan masuk dan menyaring zat-zat yang masih berguna seperti asam amino, garam, air, glukosa, dan urea. Selain itu, hasil penyaringan tersebut disebut sebagai urin primer.
  • Nefron; Nefron merupakan tempat terjadinya penyaringan darah pada ginjal. Pada bagian dalam nefron terdapat beberapa bagian penting seperti kapsula bowman, glomerulus, tubulus kontortus, tubulus kontortus proximal, tubulus kolektivus, tubulus kontortus distal, dan lengkung henle.
  • Kapsul Bowman; Bagina ini dinamakan skapsul bowman dikarenakan memiliki bentuk seperti kapsul atau kantung dan berfungsi untuk membungkus glomerulus. Kapsul bowman pertama kali ditemukan oleh peneliti Sir Wiliam Bowman.
  • Lengkung Henle; Bagian ini berfungsi untuk menghubungkan antara tubulus kontortus dista dengan tubulus kontortus proximal, dan menyaring darah.
  • Tubulus Kontortus Proximal; Tubulus kontortus proximal berfungsi untuk mengubah urin primer menjadi urin sekunder. Di dalam tubulus kontortus proximal, darah yang berasal dari glomerulus mengalami penyerapan kembali. Karena darah yang sudah menjadi urin primer masih mengandung beberapa zat-zat yang masih bisa digunakan oleh tubuh seperti garam mineral, air, amino, glukosa, dan asam amino.
  • Tubulus Kontortus Distal; Bagian ini berfungsi untuk melepas zat-zat yang masih berguna pada urin dan mendapatkan zat-zat yang sudah tidak dibutuhkan oleh tubuh, sehingga disinilah terbentuknya urin yang terdiri dari zat-at yang sudah tidak dibutuhkan oleh tubuh.
  • Tubulus Kolektivus; Bagian ini merupakan bagian akhir dari nefron, berbentuk seperti selang, dan terpanjang dalam ginjal serta berfungsi untuk menampung urin.
  • Medulla; Bagian ini merupakan tempat berkumpulnya pembuluh darah kapiler dan kapsul bowman. Pada medulla, urin primer akan mengalami berbagai macam proses yang panjang sebelum menjadi urin sekunder.
  • Arteri Ginjal; Bagian ini merupakan pembuluh nadi yang berfungsi untuk membawa darah ke ginjal untuk disaring.
  • Vena Ginjal; Bagian ini berfungsi untuk membawa darah keluar dari dalam ginjal ke vena cava inferior.

Baca Artikel Lainnya :

  • Ureter; Bagian ini berfungsi untuk mengalirkan urin yang sesungguhnya dari ginjal menuju kandung kemih. Ureter berbentuk seperti saluran maskuler, dengan panjang mencapai 20-30cm dan diameter maksimal mencapai 1,7cm.
  • Pelvis; Bagian ini berfungsi sebagai penampungan sementara urin yang sudah disaring didalam ginjal. Jika tempat penampungan urin sudah penuh, maka urin akan turun melalui ureter menuju kantung kemih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *