Bahaya melihat Gerhana Matahari Total, Benarkah? Ini penjelasannya

Gerhana matahari merupakan sebuah fenomena alam yang terjadi dalam kurun waktu tertentu dan tidak dapat dijadwalkan. Gerhana matahari terjadi dikarenakan cahaya matahari tertutup oleh bulan tentunya akan berdampak menjadi redup cahaya di sekitarnya.

h 32

Namun bukan berarti tidak bahaya melihat langsung, dikarenakan pancaran cahayanya tidak berkurang sedikit pun, hanya ukurannya yang menyusut.

Peristiwa yang terjadi diwaktu yang sangat langka ini terjadi ketika bulan menutupi matahari, dimana bulan yang berjarak lebih dekat dekang bumi yaitu 384.400 kilometer dibandingkan dengan jarak matahari dengan bumi yang lebih jauh. Gerhana matahari terjadi dalam beberapa jenis diantaranya sebagai berikut :

  • Gerhana matahari Cincin

Peristiwa ini terhjadi ketika bulan hanya menutupi sebagian matahari, ini dikarenakan ukuran bulan yang menutupi lebih kecil dibandingkan piringan matahari.

  • Gerhana Matahari total

Peristiwa ini terjadi ketika piringan matahari ditutup oleh bulan yang ukurannya sama besar atau bahkan lebih besar dari matahari. Ukuran tersebut berubah-ubah tergatung jarak bulan ke bumi.

  • Gerhana Hibrida

Merupakan peristiwa pergeseran gerhana total dengan gerhana cincin, namun jenis ini jarang sekali terjadi.

  • Gerhana Sebagian

Peristiwa ini terjadi bila bulan hanya menuutupi matahari sebagian, sehingga ada bagian yang tidak tertutup.

Untuk dapat mengamati peristiwa gerhana matahari total tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan mata telanjang tepat di lokasi yang tepat terjadinya matahari total menurut BMKG.

Namun pengamatan tersebut akan berdampak kurang baik bagi kesehatan mata, bahkan beresiko kebutaan. Seperti yang akan terjadi di Indonesia pada bulan maret 2016 tepatnya di tanggal 9 akan terjadi gerhana matahari total menurut BMKG akan terjadi selama dua menit.

Baca Artikel Lainnya :

Bila di lokasi terjadinya gerhana hanya terjadi ternyata tertutupnya matahari hanya sebagian disarankan menggunakan alat bantu seperti kacamata khusus untuk menghalangi matahari langsung ke mata, atau menggunakan kamera pemantul cahaya matahari dan alat sederhana seperti kertas HVS yang dilubangi di kertas lalu dipantulkan dibawah cahaya matahari.

Pantulan dari kertas tersebut umumnya hanya berbentuk sabit bila gerhana terjadi hanya sebagian.

Loading...

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *