Bahaya Radiasi Ponsel, Penyebab Timbulnya Kanker Otak?

Bahaya Radiasi Ponsel, Penyebab Timbulnya Kanker Otak? – Jika timbul pertanyaan apa yang akan kamu lakukan saat baru bangun tidur, apakah merapihkan kamarmu ? Atau bergegas mandi dan sarapan ? Kedua pertanyaan tersebut mungkin akan kamu jawab “Aku akan memeriksa ponselku”. Itulah sedikit ungkapan begitu berharganya handphone saat ini.

Untitled

Terkadang seseorang sampai lupa akan waktu akibat terlalu sibuk bermain HP, membuka sosial media, atau bahkan bermain game. Akan tetapi tahukah kamu bahwa radiasi yang dipancarkan handphone sangat berbahaya ?

Baca lainnya :

Seperti yang diungkapkan ahli onkologi medis dari Mayo Clinic, bahwa terlalu seringnya terpapar radiasi ponsel sangat berbahaya dan memicu timbulnya tumor otak. Walalupun hal ini belum bisa dibuktikan dan hasilnya pun masih tidak konsisten. Jadi belum ada pemahaman dari para ahli terkait hubungan antara seberapa besar intensitas kita memakai handphone dengan timbulnya kanker otak.

Penelitian terdahulu juga menyebutkan bahwa ada peningkatan jumlah penderita kanker otak sejak tahun 1970. Hal inilah yang menimbulkan pertanyaan besar apakah kemunculan ponsel meningkatkan resiko terkena kanker otak ? Hal ini berdasarkan asumsi bahwa sebelum ditemukannya ponsel pada tahun 1970, resiko kanker otak pada dasarnya sangat rendah.

Akan tetapi, sejumlah ahli menyatakan bahwa mungkin hal ini lebih disebabkan kemajuan teknologi pendeteksi tumor pada otak yang lebih responsif untuk melihat gejala tumor. Dengan demikian semakin banyak pula penderita yang dapat terdeteksi padahal sebelumnya belum diketahui dengan pasti.

Penelitian terkait hubungan antara penggunaan ponsel dengan resiko terkenanya tumor otak sudah pernah dilakukan. Hasilnya pun tidak mengejutkan. Tidak terdapat pengaruh antara penggunaan ponsel dengan resiko timbulnya kanker otak. Memang beberapa studi menemukan adanya kaitan penggunaan ponsel terhadap resiko glioma, namun hal tersebut tidak menjadi pemicu terciptanya kanker otak.

Hasil evaluasi penelitian penggunaan ponsel ini memang belum memuaskan. Dengan belum banyaknya bukti yang menunjukkan pengaruhnya, belum dapat dikatakan bahwa radiasi ponsel akan menyebabkan timbulnya kanker.

WHO pun menegaskan bahwa baru terdapat sedikit bukti yang menjelaskan keterkaitan antara ponsel dan kanker otak sehingga masih terlalu dini untuk mengatakan bahwa ponsel merupakan ancaman bagi kesehatan. Artinya dapat ditegaskan bahwa ponsel bukan merupakan zat karsinogenik. Walaupun beberapa orang menyatakan bahwa bagian elektromagnetik tertentu dalam ponsel dapat bersifat karsinogenik.

Untuk itu, penelitian kedepan akan memusatkan pada pengaruh zat-zat karsinogenik dan tembakau terhadap timbulnya kanker otak. Akan tetapi, penelitian terkait dampak negatif ponsel tetap akan diteliti. Dibutuhkan waktu yang panjang untuk melihat dan memahami efek ponsel bagi kesehatan kita.

Dan buat kamu yang nggak pernah lepas dari gadget, disarankan untuk mengurangi penggunaan ponsel atau gunakan peralatan handsfree untuk menjauhkan ponsel dekat dengan kepala kita. Mencegah tentunya akan lebih baik bukan ?

Semoga bermanfaat..

Loading...

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *