Batasi Asupan Gula Untuk Anak, Mengapa?

Pernahkah anda mendengar kasus mengenai anak lelaki meninggal secara mendadak di rumahnya. Setelah diselidiki ternyata ditemukan banyak sekali minuman kemasan di dalam lemari es yang ada di rumahnya.

e 55

Ternyata minuman kemasan tersebut memang selalu disiapkan oleh ibunya, karena sang anak tidak mau mengkonsumsi air mineral. Hasil pemeriksaan laboratorium forensic menjelaskan bahwa ternyata anak tersebut meninggal dengan kadar gula yang sangat tinggi, melebihi batas maksimum yang seharunsya dikandung oleh tubuh manusia.

Kandungan gula dalam minuman kemasan sangatlah tinggi. Apalagi jika ternyata minuman seperti itu dikonsumsi rutin setiap hari, dan parahnya setiap saat, sebagai pengganti konsumsi air mineral. Untuk itulah asupan gula bagi anak harus dibatasi. Mengapa demikian?

  • Karena gula dapat meningkatkan kadar insulin dalam tubuh. Terlalu banyak insulin dalam tubuh dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti psuing, jantung berdebar, produksi keringat berlebih, lapar berlebih, timbul perasaan cemas terus menerus dan juga menyebabkan kulit pucat.
  • Meningkatkan peradangan dalam tubuh. Peradagangan dapat memicu berbagai penyakit tambahan seperti demam.
  • Dapat menekan sistem imun tubuh manusia. Ketika sistem imun tertekan, tubuh mengalami kesulitan untuk menghalau virus dan bakteri serta berbagai penyakit yang mengintai.
  • Menyebabkan karies gigi. Karies gigi adalah penyakit berupa infeksi pada gigi yang menyebabkan gigi berlubang dan berwarna kehitaman. Jika tidak ditangani dengan baik akan menyebabkan nyeri gigi, infeksi dan penyakit berbahaya sepeti gangguan pada jantung yang diakibatkan oleh gigi berlubang.
  • Menambah resiko kegemukan dan diabetes.
  • Mempengaruhi perilaku anak, seperti misalnya menjadi hiperaktif akibat terlalu banyak mengkonsumsi gula.

Bagi orang tua, sangat penting bagi anda untuk mengontrol konsumsi gula pada anak. Ada beberapa yang dapat dilakukan uaitu:

  • Biasakan untuk memasak sendiri makanan maupun kudapan untuk keluarga. Dengan demikian kita dapat mengontrol intake gula pada masakan kita.
  • Biasakan untuk melakukan pengecekan pada kemasan makanan yang kita beli, sebanyak apa kandungan gula dan zat – zat pengawet lainnya, kemduain pertimbangan apakah layak konsumsi.
  • Perkenalkan anak dengan makanan bebas gula sejak dini. Makin lama, anak akan terbiasa dengan kondisi seperti ini dan terbawa hingga dewasa.

Semoga kita tetap konsisten menjaga kesehatan diri dan keluarga ya..!

Baca Artikel Lainnya :

Loading...

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *