Beberapa Fungsi Mainan Untuk Perkembangan Anak

Beberapa Fungsi Mainan Untuk Perkembangan Anak – Sebenarnya kenapa anak-anak harus bermain? “karena itulah apa yang bisa mereka lakukan” atau “karena mereka memang masih kecil” kalau begitu boleh saya bertanya lagi bolehkah anak tidak bermain?

Untitled

Anda yang belum menjadi orang tua pun wajib mengetahui hal ini. Sebab, Anda pasti akan menjadi orang tua juga bukan? Dan saya yakin Anda menginginkan yang terbaik bagi anak Anda.

Bermain bukan hanya menjadi suatu kegiatan tak berarti bagi proses perkembangan anak. Sebab, sesungguhnya bermain memegang proses penting dalam perkembangan otak dan psikologis anak.

Berikut ini saya sajikan beberapa fungsi pentingnya mainan atau bermain untuk perkembangan anak:

1. Attitude

Attitude atau dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai tingkah laku merupakan hal yang harus ditanamkan sejak kecil.

Sebuah penelitian mengatakan bahwa, anak yang diberi waktu bermain di taman dan diberi istirahat setidaknya 15 menit di sela waktu kegiatannya setiap sehari akan memiliki perilaku lebih baik di kelas.

Namun, penelitian juga membuktikan bahwa lebih dari sepuluh ribu anak tidak diberi kesempatan untuk istirahat setidaknya 15 menit di sela kegiatannya tersebut.

2. Merangsang Team Work

Anak yang terbiasa bermain dengan kawannya, maka akan timbul empati dan simpati. Mereka akan belajar bagaimana memperlakukan teman, bagaimana caranya menghibur mereka ketika sedih dsb.

Dan ini sangat penting bagi perkembangan psikologis dan sosial mereka. Anak juga akan belajar bagaimana mengatur emosional mereka sebab mereka tahu akibat dari kelalaian mereka menjaga emosi.

3. Bergerak aktif memang sudah menjadi tugas anak

Sebuah lembaga Asosiasi Penyakit Jantung di USA menyarankan agar anak melakukan kegiatan bergerak sesuai dengan kegemarannya setidaknya sejam setiap harinya. Hal ini akan membuat anak lebih aktif dan cenderung menyukai olah raga ketika dewasa nanti.

4. Meningkatkan kemampuan

Sebuah hasil penelitian menunjukkan bahwa anak aktivitas fisiknya bagus maka akan sebanding dengan nilai akademik mereka.

Meski kelihatannya hanya bermain-main, lari kesana lari kesini bermain kejar-kejaran dengan teman mereka, namun ternyata ini bisa membuat anak meningkatkan kemampuan dirinya.

Baca Artikel Lainnya :

Sebab, ketika bermain mereka berinteraksi, dan secara tidak sadar mempelajari bidang matematika dan olah bahasa.

5. Meningkatkan taraf kegembiraan atau kebahagiaan anak

Sebuah studi yang mempelajari sebuah daerah miskin dengan cukup banyak anak yang putus sekolah disana, telah membuktikan hal ini. Anak-anak tersebut dibawa ke taman bermain, dan hasilnya…. mereka merasa lebih rileks dan aman.

Bagaimanapun, anak adalah individu seperti kita, hanya saja belum sepenuhnya matang. Tapi, mereka tetap bisa mengalami tekanan dan stress dini, dan mereka butuh untuk melepaskan diri dari semua tekanan dan stress tersebut. Sama seperti kita, orang dewasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *