Beberapa Jenis Keju Dan Kegunaannya

Gurih, kenyal dan enak, itulah rasa yang umumnya akan kita temukan pada sebuah keju. Keju merupakan jenis makananan yang praktis, dapat langsung dikonsumsi maupun dicampur ke dalam masakan, seperti pada roti isi dan kue kering.

f 24

Bahan makanan yang merupakan olahan susu ini sungguh sulit untuk ditolak karena rasanya yang enak serta aromanya yang menggugah selera. Sebagai makanan favorit segala usia, keju memiliki jenis yang beraneka ragam dengan manfaatnya masing – masing, kira-kira apa aja sih manfaatnya? Yuk kita bahas di sini.

Keju dibuat melalui proses pengentalan air susu dengan penambahan berbagai unsur lain yang dibutuhkan. Susu yang biasa digunakan adalah susu hewan seperti sapi, kambing, kerbau, unta dan babi. Kandungan dan manfaat yang dimiliki keju diantaranya:

  • Membantu Menguatkan gigi dan tulang

Fosfor dan kalsium yang terkandung dalam keju terbukti secara ilmiah berfungsi memperkuat tulang sehingga terhindar dari osteoporosis dan menguatkan gigi sehingga tidak mudah rusak. Sementara protein membantu tubuh dalam proses pembentukan otot dan metabolisme sel – sel tubuh.

  • Mengatur proses pertumbuhan dan reproduksi

Vitamin B yang terkandung di dalam keju sangat dibutuhkan anak – anak dalam masa pertumbuhan karena membutuhkan banyak asupan bergizi. Vitamin ini juga bermanfaat untuk perkembangan jaringan tubuh seperti mata, kulit, sistem kekebalan tubuh dan juga untuk sistem saraf.

  • Aman sebagai makanan diet

Kandungan kalori dan karbohidrat yang rendah di dalam keju menjadikan keju sebagai makanan yang aman untuk dikonsumsi sebagai makanan diet.

Beberapa penjelasan di atas kemudian mengarahkan kita untuk mencari tahu sebenarnya keju apa saja sih yang mudah ditemukan di pasaran?

1. Keju Cheddar

Keju cheddar biasanya bertekstur agak keras dan berwarna kuning pucat. Di beberapa negara, keju cheddar diberi pewarna makanan atau pewarna alami berwarna jingga tua. Di Indonesia, biasanya keju cheddar banyak dimanfaatkan dalam pembuatan kue dan makanan.

2. Keju Edam

Ciri khas keju edam adalah lapisan pembungkusnya yang berwarna kuning atau merah. Lapisan tersebut terbuat dari parafin dan malam (zat) berwarna merah. Keju edam banyak dimanfaatkan dalam proses pembuatan kue yang membutuhkan aroma keju yang mantap, seperti kue kering kaastengel misalnya.

3. Keju Parmesan

Keju ini teksturnya keras dan terbuat dari susu sapi. Warna khas keju ini adalah kuning pucat. Keju parmesan cocok dijadikan taburan pada pasta, hidangan panggang maupun pizza.

4. Keju Mozarella

Bahan baku pembuatan keju ini adalah susu sapi atau susu kerbau. Teksturnya lembut dan memiliki kadar air yang tinggi. Pada umumnya keju ini berbentuk bundar. Mozarella dapat digunakan pada jenis makanan Italia seperti pizza, lasagna atau diolah menjadi cheese finger, yaitu sajian keju mozzarella yang dipotong seukuran jari telunjuk, di goreng  dilapisi tepung roti kemudian digoreng.

Baca Artikel Lainnya :

5. Keju Krim

Keju ini bertekstur sangat lembut, berwarna putih dan gurih. Keju ini biasa dijual dalam kemasan. Keju krim ini biasanya digunakan untuk membuat cheese cake atau langsung dimakan sebagai olesan pada crackers.

Wah ternyata dibalik rasanya yang khas dan lezat, keju menyimpan banyak manfaat. Ditambah dengan jenisnya yang beraneka ragam, menjadikan keju semakin menarik untuk dinikmati. Yang harus diingat adalah bahwa segala yang kita makan sebaiknya ditakar secara ideal dan tidak berlebihan. Selamat mencoba!

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *