Beberapa Pengaruh Iklim Pada Masa Tanam

Beberapa Pengaruh Iklim Pada Masa Tanam – Iklim merupakan salah satu faktor terpenting yang harus diperhatikan dalam proses bercocok tanam. Iklim sendiri merupakan keadaan cuaca rata-rata di suatu tempat dalam waktu yang panjang. Sebagai contoh negara Indonesia merupakan negara yang memiliki iklim tropis. Maka bisa diartikan keadaan cuaca di Indonesia mayoritas bersuhu tinggi atau panas.

Untitled

Iklim sendiri dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah letak geografis dan kondisi topografi alam wilayah itu sendiri. Posisi atau letak geografis suatu tempat lah yang memiliki peran besar dalam penentuan iklim di suatu wilayah.

Selanjutnya ikim akan mempengaruhi cuaca atau musim di sebuah daerah. Dan musim tersebut lah yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang sebuah tanaman. Setiap tanaman memiliki karakteristik yang berbeda-beda satu sama lain.

Ada tanaman yang baik jika ditanam pada saat musim kemarau karena sifatnya yang tidak tahan terhadap air. Ada juga tanaman yang baik ditanam pada saat musim penghujan karena membutuhkan asupan air yang banyak. Jadi petani lah yang harus pintar-pintar menentukan masa tanam sebuah tanaman. Harus disesuaikan dengan iklim ataupun cuaca yang sedang berlangsung.

Karena pengaruh iklim tersebut lah dikenal kelas-kelas sawah dalam masyarakat. Seperti sawah kelas 1, artinya sawah tersebut pengairannya terjamin sepanjang musim walau tanpa bantuan dari saluran irigasi. Sawah kelas 2 adalah sawah yang pengairannya terjamin sepanjang musim dengan bantuan saluran irigasi. Dan sawah kelas 3 adalah sawah yang pengairannya hanya berfungsi pada saat musim penghujan saja.

Kelas-kelas tersebut juga menentukan berapa harga sawah itu sendiri. Semakin teratas kelasnya maka tentunya harga akan semakin mahal dikarenakan sawah yang memiliki kelas paling tinggi secara otomatis akan memangkas biaya operasional pertanian untuk irigasi yang terbilang tidak sedikit.

Selain itu iklim juga dapat mempengaruhi jenis tanaman apa yang bisa ditanam di suatu daerah. Semakin banyak iklim di suatu daerah menunjukkan bahwa variasi tanaman yang bisa ditanam juga semakin banyak. Hal tersebut juga akan berpengaruh terhadap profit petani.

Iklim juga menentukan kualitas dari hasil panen. Misal pada saat musim penghujan kita menanam padi. Akibat hujan yang mengguyur setiap hari mengakibatkan padi terendam air dan mati. Hal tersebut juga berlaku pada saat musim kemarau. Banyak tanaman yang membutuhkan asupan air akan mati jika kemarau melanda dalam waktu yang lama.

Tak heran dikenal kalender tanam terpadu yang dibuat dari hasil kerjasama antara BMKG atau badan meteorologi klimatologi dan geofisika dengan kementerian pertanian. Dengan kalender tanam tersebut maka petani bisa memperoleh refesensi terhadap iklim dan cuaca sehingga bisa menentukan jenis tanaman apa yang sebaiknya ditanam. Semoga informasi tadi dapat memberikan manfaat bagi kita semua.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *