Beberapa Tips Memilih Minyak Goreng yang Sehat dan Aman

Di Indonesia, kebanyakan orang lebih familiar dengan minyak kelapa sawit untuk menggoreng atau menumis makanan. Sejatinya, ketimbang minyak kelapa atau minyak sayur, minyak zaitun alias olive oil jauh lebih sehat dan lebih rendah kolesterol. Hanya saja, tentu harganya jauh lebih mahal daripada minyak sayur biasa.

d 35

Maka dari itu, kali ini kita akan membahas tentang tips memilih minyak goreng yang sehat dan aman untuk dikonsumsi. Baiklah, langsung saja kita kupas satu per satu cara atau tips memilih minyak goreng yang sehat dan aman berikut ini:

  • Pilih aroma yang tidak tengik

Minyak goreng yang berkualitas dan layak dikonsumsi, biasanya tidak akan menimbulkan bau tengik. Aroma yang tidak sedap atau bau tengik merupakan salah satu ciri-ciri jika minyak sayur sudah mengalami kadaluarsa atau bahkan kerusakan. Jika tercium bau tengik dari minyak sayur yang Anda beli, lebih baik tidak usah dibeli atau dipakai.

  • Pilih warna yang jernih

Minyak sayur terbuat dari bahan-bahan sayuran yang diolah sedemikian rupa hingga menjadi minyak goreng. Namun, selama proses pembuatannya, tentu harus tetap menjaga higienis dan kebersihan minyak goreng.

Minyak goreng yang keruh atau mungkin berwarna hitam lebih baik jangan dikonsumsi karena dalam jangka panjang atau waktu lama akan menimbulkan risiko kanker.

  • Pilih komposisi yang rendah lemak

Baca label kemasan untuk mengetahui komposisi atau bahan-bahan pembuatan minyak goreng. Sebisa mungkin, gunakan minyak goreng yang rendah lemak karena lebih aman dan sehat untuk jantung serta rendah kolesterol.

Dalam penggunaannya, Anda juga harus memperhatikan bagaimana cara tepat menggunakan minyak goreng yang sehat dan aman. Beginilah triknya…

  • Jangan memanaskan minyak goreng hingga berasap

Pasalnya, minyak yang dipanaskan dalam suhu terlampau tinggi akan membentuk senyawa kimia berbeda bahkan bisa membentuk radikal bebas yang tidak baik bagi kesehatan jika dikonsumsi.

  • Tidak boleh dipakai lebih dari 2 kali

Minyak goreng tak bisa dipakai berulang kali, hanya bisa dipakai 2-3 kali proses menggoreng saja. Lebih dari itu, minyak goreng dapat bersifat pemicu kanker. Makanya, untuk menghemat Anda bisa menambah minyak goreng sedikit demi sedikit sehingga penggunaan minyak goreng tak terlalu boros.

Baca Artikel Lainnya :

Usai dipakai untuk menggoreng, sisa minyak tentu akan disimpan. Nah, cara menyimpan yang tepat dan aman adalah menaruh dalam wadah tertutup dan jauh dari sinar matahari langsung.

Kini, Anda sudah tahu bagaimana cara memilih, menggunakan, dan menyimpan minyak goreng yang sehat dan aman, kan?

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *