Bentuk dan Jenis dari Interaksi Sosial yang Harus Kita Ketahui

Pernahkah Anda ingat tentang “manusia adalah makhluk sosial”? Benar. Manusia adalah makhluk yang senang hidup berkelompok dan terus-menerus berinteraksi sosial dengan lingkungan dan orang lain.

b 48

Dalam beberapa kasus, memang manusia bisa hidup sendiri, seperti dalam kisah fiksi Tarzan misalnya. Atau dalam realitasnya, orang yang berprofesi sebagai penjaga pulau atau mercusuar mereka terpaksa hidup sendiri.

Namun, tetap saja mereka perlu orang lain untuk menyiapkan bekal selama beberapa bulan dan mengambil cuti agar bisa bertemu dengan keluarga di pemukiman penduduk. Semua kegiatan yang berhubungan dengan orang lain adalah interaksi sosial. Lebih jelasnya mari simak ringkasan berikut ini:

Pengertian Interaksi Sosial

Seperti yang sedikit disinggung di atas, manusia tidak bisa lepas dari berhubungan dengan orang lain. Baik dari bayi hingga kita dewasa, tentu selalu bersentuhan dan berkomunikasi dengan orang lain. Misalnya, ketika kecil, kita membutuhkan perawatan dan kasih sayang orang tua.

Sedangkan, ketika kita dewasa, kita membutuhkan pendidikan dari sekolah, pakaian dari penjahit, dan sebagainya. Antara satu orang dengan orang lain saling membutuhkan dan saling melengkapi.

Hubungan yang saling memberi dan menerima ini bisa disebut sebagai interaksi sosial. Anda masih ingat tentang aksi dan reaksi, kan? Ya, jika kita memberikan aksi, maka akan ada reaksi dari orang lain. Singkatnya, interaksi sosial merupakan hubungan manusia baik itu meliputi hubungan antara individu, kelompok, maupun individu dengan kelompok.

Bentuk-bentuk interaksi sosial

Dalam wujudnya, interaksi sosial dipecah menjadi beberapa bentuk. Antara lain:

Kerja sama, persaingan, dan konflik (pertikaian).

Jenis-jenis interaksi sosial

Ada 3 jenis interaksi sosial, ialah:

  1. Interaksi antara Individu dengan Individu

ketika kita bertemu orang lain, setidaknya kita melakukan interaksi sosial agar dianggap sebagai orang yang ramah. Entah itu berjabat tangan, berbincang ataupun sekadar tersenyum ramah.

2. Interaksi antara Kelompok dengan Kelompok

interaksi antar kelompok biasanya bisa terjadi kerjasama ataupun konflik seperti tawuran. Namun, ada pula interaksi yang positif seperti pertandingan sepak bola persahabatan sebagai contoh interaksi antara kelompok yang positif.

Baca Artikel Lainnya :

3. Interaksi antara Individu dengan Kelompok

pada jenis ketiga ini biasanya ada satu orang yang berhadapan dengan kelompok masyarakat. Contohnya, seorang yang sedang melakukan presentasi atau juru pidato yang sedang berorasi di depan masyarakat, dan sebagainya.

Kini Anda sudah paham tentang bentuk dan jenis interaksi sosial. Thanks for reading…

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *