Berbagai Hal Tentang Variasi Genetik

Variasi genetik merupakan keberagaman genetik yang disebabkan oleh hal tertentu. Variasi ini dapat menambah keberagaman jenis di dalam populasi sehingga memungkinkan adanya sifat baru yang bisa menonjol ataupun kurang di dalam gen.

fu 33

Anda dan saudara Anda mendapatkan warisan gen dari orang tua yang sama. Namun, kalian hanya memiliki kemiripan dan tidak bisa sama persis. Hal ini disebabkan karena adanya variasi genetik. Anda mempunyai gen alel dimana merupakan bentuk-bentuk yang beda meskipun itu dari gen yang sama. Alel dapat berarti kode dalam tubuh yang menentukan warna mata, warna rambut, tinggi badan dan fitur genetik yang lain.

Variasi genetik terdiri dari variasi gen dan alel. Variasi ini bisa diidentifikasi melalui sifat diskrit ataupun kontinyu. Sifat diskrit merupakan sesuatu yang bisa diukur secara diskret, misalnya lidah yang bergulir. Sedangkan sifat berkelanjutan ialah sesuatu yang dapat berubah secara terus menerus seperti berat badan dan tinggi badan.

Terdapat beberapa sumber dalam variasi genetik, yaitu:

  1. Mutasi

Perubahan DNA inilah yang disebut sebagai mutasi. Hal ini sangat jarang terjadi karena dapat membahayakan bagi populasi. Oleh karenanya, mutasi dipilih untuk melawan melalui evolusi.

  1. Aliran gen

Pergerakan suatu informasi genetik pada populasi berbeda ini disebut dengan aliran gen. Hal ini dapat menaikkan variasi genetik karena dapat menghasilkan alel baru pada populasi tertentu dalam meningkatkan keanekaragaman. Semakin tinggi jumlah alel baru maka akan semakin tinggi pula variasi genetik yang akan terjadi pada populasi tertentu.

  1. Reproduksi seksual

Sumber ini mengakibatkan variasi genetik karena dapat menghasilkan kombinasi gen baru. Setengah informasi genetik akan di dapatkan dari salah satu orang tuanya, sedangkan untuk setengahnya lagi merupakan kombinasi genetik lainnya. Ketika pertukaran rantai DNA akan terjadi pindah silang saat reproduksi seksual sehingga dapat membentuk kombinasi genetik yang baru.

  1. Divisi Meiosis

Pada profase I di tahap meiosis, kombinasi ulang pada genetik akan terjadi dalam pindah silang di lengan kromosom yang bersifat homolog. Pada umumnya, pindah silang ialah pertukaran materi genetik di antara kromosom yang ada. Sehingga saat lengan kromatid kadang terletak tumpang tindih pada proses sinapsis. Keadaan ini dapat membentuk chiasmata sehingga memperbesar kemungkinan terbentuknya DNA di kedua lengan agar saling berinteraksi.

  1. Kesalahan saat pemisahan kromosom

Setelah materi pada gen direplikasi selama pembelahan sel, kromosom yang sama tidak dapat memisahkan sehingga tidak mewariskan kromosom yang sama pada setiap sel anak. Pembagian yang tidak merata ini menyebabkan beberapa keabnormalan kromosom pada sel anak, yakni ploidi. Hal tersebut tergantung pada penurun atau kelainan kromosom (triploidi atau trisomi). Sedangkan jika kehilangan kromosom maka bisa disebut dengan aneuploisi.

  1. Gen horisontal

Alel gen atau gen itu sendiri dapat diperoleh dari berbagai infeksi bakteri dan virus di suatu organisme. Infeksi tersebut mengakibatkan paparan DNA asing untuk organisme tertentu. Sedangkan pada sebagian besar DNA akan hancur karena respon kekebalannya. Tak jarang pada DNA asing masuk ke DNA sel inang sehingga menciptakan tuan rumah membentuk urutan DNA yang unik dan baru.

Variasi genetik hadir dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Namun, sebenarnya variasi diperlukan untuk kelangsungan hidup, adaptasi, dan evolusi di populasi tertentu. Sehingga organisme akan dapat beradaptasi pada perubahan lingkungan dan menghasilkan organisme yang serupa atau baru. Hal ini akan membuat populasi semakin berkembang.

Baca Artikel Lainnya :

Loading...

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *