Komponen-komponen Pembentuk Membran Plasma

Berbagai Komponen Pembentuk Membran PlasmaMembran plasma atau biasa juga disebut dengan membran sel merupakan pembatas keberadaan sebuah sel berbentuk seperti selaput tipis yang menyelubunginya. Fungsi dari membran ini adalah untuk memelihara perbedaan inti antara sel dengan lingkungan serta menjadi filter bahan-bahan yang dapat melintasi sel tersebut, sehingga tidak merusak sifat isinya. Membran ini terdiri atas dua komponen pembentuk yaitu lipid dan protein, dimana keduanya sering dinamakan menjadi lipoprotein.

a

Membran sel ini memiliki sifat semi permeable atau juga selektif permeable dalam fungsinya sebagai filter terhadap sel. Hal ini merujuk pada model penyusunan kedua molekul pembentuk membran sel yang disebut mosaik fluida. Model ini menjelaskan bahwa sebenarnya membran sel ini terbuat dari molekul lipid. Adapun untuk struktur molekuler dari membran ini terbantu dengan adanya kemampuan dari fosfolipid. Molekul fosfolipid ini merupakan sebuah molekul amfipatik yang memiliki daerah hidrofobik(daerah yang cenderung takut air) dan juga hidrofolik (daerah yang cenderung menyukai air).

Fungsi membran sel yang sebagai filter bagi zat yang keluar masuk ke dalam sel ini, membuatnya harus memiliki standar permeabilitas air agar tetap berjalan normal. Dari keseluruhan membran sel yang ada pada tubuh, nilai permeailitas tertinggi hanya terdapat pada sel epitelial ginjal, dimana sel lain memiliki nilai yang lebih rendah daripadanya. Pada dasarnya molekul-molekul lipid yang terdapat pada membran sel terdiri atas 3 jenis zat yaitu:

  • Fosfolipid, merupakan zat yang terbanyak menjadi penyusun,
  • Glikolipid
  • Kolesterol.

Sebagaimana penjelasan diatas bahwa fosfolipid dan juga dua sel penyusun lainnya bersifat amfipatik, maka ketika molekul lipid tersebut dilingkupi oleh lingkungan yang berair maka ada kecenderungan mereka akan membentuk pola sedemikian rupa sehingga bagian ekor yang memiliki sifat hidrofobik (tidak menyukai air) terlindungi dari air. Dalam melakukan perlindungan ini, terdapat 2 pola yang dibentuk molekul lipid yaitu:

  1. Molekul-molekul lipid yang berderet tersebut akan membentuk pola menyerupai bola-bola yang tidak memiliki kandungan air dengan ekor hidrofobik mengarah pada bagian dalam pusat bola,
  2. Molekul lipid ini membentuk sebuah susunan seperti dwi lapisan yang berfungsi sebagai dinding bola yang memiliki kandungan air. Ini bisa diketahui melalui sebuah percobaan in vitro yang dilakukan dengan cara membelah membran sel yang sebelumnya telah dibekukan.

Itulah beberapa teori yang bisa dikemukakan tentang keberadaan dari membran sel atau juga membran plasma ini. Pada dasarnya, tahap pembentukan membran sel ini merupakan awal terjadinya sebuah bentuk kehidupan. Tanpa adanya membran sel ini, maka sebuah sel tidak mungkin akan dapat melanjutkan kehidupannya karena besarnya pengaruh lingkungan. Jadi semua membran plasma yang terdapat pada seluruh organisme hidup baik flora maupun fauna, memiliki susunan yang sama dimana terdiri atas susunan molekul lipid dan protein dimana keduanya terikat dengan cara yang non kovalen.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *