Berbagai Tahapan Respirasi Aerobik

Respirasi sel sendiri ialah proses dari penggalian energi yang berada di dalam bentuk ATP yang berasal dari glukosa yang berada di dalam makanan yang sering Anda makan. Lantas bagaimana sebenarnya respirasi ini terjadi?

f 10

Produk

Sebenarnya apa saja sel yang menghasilkan? Produk dari respirasi ini ialah karbon dioksida serta air, karbon dioksida ini akan diangkut dari mitokondria serta Anda keluar dari sel Anda sendiri. Bersama sel darah merah serta kembali ke paru-paru yang nantinya dihembuskan. ATP ini dihasilkan di dalam proses tersebut. Saat salah satu molekul glukosa ini dipecah, bisa dikonversi menjadi jumlah total bersih 36 atau pun 38 molekul dari ATP.

Glikolisis

Di tahap pertama adanya respirasi aerobik ini disebut dengan glikolisis. Glikolisis sendiri ialah serangkaian reaksi kimia yang saat itu terjadi di dalam sitoplasma dalam semua organisme makhluk hidup, proses yang sungguh-sungguh anaerobik atau tanpa oksigen. Proses yang satu ini di mulai dengan cara mengubah molekul seperti glukosa menjadi 2 buah piruvat.

Hasil dari panen reaksi energi ini ialah molekul ATP yang juga di produksi walaupun 2 di konsumsi sebagai cara memulai reaksi saat masuk dalam tahap persiapan. Demi memecah glukosa serta melakukan penambahan fosfat terjadi untuk lebih memfasilitasi perpecahan yang menjadi 2 triose gila yang akhirnya akan lebih mengarah dalam penciptaan piruvat.

Pada babak kedua glikolisis ini empat gugbus fosfat akan di transfer dalam ADP agar membuat empat ATP serta menghasilkan 2 NADH. Di dalam akhir glikolisis ini kita akan memiliki 2 piruvat, NADH, ATP, Hidrogen yang bermuatan positif, tidak lupa juga terdapat 2 molekul air.

Siklus krebs

Siklus ini dapat juga disebut dengan siklus dari asam trikarboksilat. Siklus ini memang tidak akan terjadi apabila tidak ada oksidasi piruvat di dalam reaksi tautan dari respirasi anaerobik. Ketika reaksi tautan ini terjadi, asetil seperti CoA akan mulai memasuki matriks dari mitrokondria serta oksidasi yang menjadi karbon dioksida serta mengurangi NAD yang digunakan untuk NADH perubahan ini akan digunakan untuk rantai transpor elektron.

Sebagai 2 asetil CoA, asetil ini akan teroksidasi sehingga air serta karbon dioksida akan di ciptakan. Demi memperoleh hasil melalui proses ini, proses harus menggunakan 8 langkah, serta 8 enzim yang jauh berbeda sehingga hasilnya akan menjadi bersih 3 NADH, sebuah FADH, dan ATP. Hasil ini merupakan dua kali lipat untuk sebuah molekul glukosa.

Rantai transportasi elektron

Rantai transpor elektron ini sering sekali disebut dengan fosforilasi oksidatif, hal ini terjadi di krista yang berasal dari mitokondria. Rantai transpor elektron ini juga mengacu pada gradien dari proton yang melintasi membran di dalam mitokondria. Hal ini bisa terjadi saat NADH yang dihasilkan di dalam siklus krebs teroksidasi.

Pada kemiosmotik gradien dari mendorong fosforilasi ADP ini akan menciptakan jumlah yang besar dari sintetis ATP yang berada di seluruh respirasi aerobik. Namun di dalam keadaan yang termasuk ideal, di akhir respirasi aerobik ini molekul glukosa bisa menghasilkan 36 ATP bersih.

Walaupun hal ini sering sekali terjadi namun ada berbagai molekul yang bisa hilang dikarenakan seluruh biaya dari pemindahan molekul dengan melalui proses. Elektron yang ekstra ini bisa diangkut ke dalam oksigen serta 2 proton yang di tambahkan sebagai cara untuk membuat air. Di dalam tahap transpor elektron ini pun terkadang dikelompokkan dengan menggunakan siklus krebs.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *