Berbagi Informasi Agya-Ayla Untuk Strategi Pemasaran Bagi Nissan

Berbagi Informasi Seputar Agya-Ayla Untuk Strategi Pemasaran Bagi Nissan – Wakil Presiden Direktur Nissan Motor Indonesia di Jakarta, Teddy Irawan, menjelaskan bahwa Agya-Ayla merupakan pembuka jalan untuk mendorong pemerintah agar mau bekerjasama dengan pihak-pihak terkait seperti Usaha Astra Internasional, Astra Daihatsu Motor, dan Toyota Astra Motor dalam upaya mereka meningkatkan dan membuat shock pasar lewat hadirnya Agya-Ayla dan ternyata usaha mereka berhasil mengapresiasi Nissan Motor Indonesia sebagai calon ibu tunggal untuk memasarkan produk Datsun, yang diprediksi dalam beberapa waktu ke depan ini akan dipasarkan diseluruh kota-kota besar di Indonesia.

nisaa

Datsun merupakan produk unggulan mereka dan sudah dinyatakan secara resmi akan masuk pasar otomotif Indonesia di Jakarta dengan membangun pabrik perakitan terbesar se – Asia di wilayah Cikampek, Jakarta.

Produksi unggulan mereka pertama kali dirilis pada tahun 2014 dan hingga saat ini masih mampu bertahan dalam memasarkan koleksi terbaru dari mobil-mobil mereka ke depan dan berdasarkan laporan dari bagian keuangan dan akuntansi pada beberapa kantor pusat di kota-kota besar di Indonesia, mereka telah berhasil meraup untung dalam jumlah lumayan besar.

” Kami tentu mendukung keputusan Astra, Toyota, dan Daihatsu dalam memasarkan Agya-Ayla. Kampanye bagus yang telah mereka kerjakan selama ini diharapkan akan mampu merangsang pemerintah (segera) untuk mengeluarkan regulasinya.

Tapi bagi Nissan, kami akan bermain di mobil murah untuk tahun ke depan ini. Kami akan ikut belakangan untuk mobil mewah setelah Agya – Ayla ini, ” ungkap Teddy Irawan.

Namun sejak awal tahun 2016, disejumlah media internasional, beberapa pembaca mereka mendapatkan bocoran tentang kabar berita terbaru bahwa di Jakarta telah beredar beberapa buah desain mobil sedan Datsun mewah yang meskipun hanya brosur saja yang beredar tetapi sudah banyak memiliki penggemar.

Merek yang dulu pernah hadir di Indonesia ini, seperti telah diberitakan, akan menjadi salah satu brand terpopuler dengan produk mobil murahan tapi desain mereka sangat mirip dengan sedan Datsun mewah.

Sedan tersebut terlihat simpel dalam beberapa warna pilihan dan mempunyai gril sesuai dengan sketsa yang dipamerkan oleh CEO Nissan, Carlos Ghosn saat beliau berkunjung ke Jakarta beberapa waktu lalu.

Datsun sendiri saat ini hadir dengan menggunakan lampu belakang yang besar, ditambah dengan empat pilar kanan dan kiri.

Belum ada penjelasan yang pasti apakah peluncurannya nanti akan mempertimbangkan pasar hatchback yang di tanah air sendiri berkali-kali berhasil mengiringi keunggulan penjualan MPV.

Dasarnya diambil dari Lada Granta adalah produk mobil Rusia di bawah naungan Avtovaz, dimana diketahui bahwa 25 persen saham Avtovaz dimiliki oleh aliansi global Renault Nissan, yang pada awal tahun 2016 telah mampu meningkatkan saham mereka menjadi lebih dari 50 persen.

Penjelasan tersebut di atas menurut Vincent Cobee, Corporate Vice President Nissan Motor Co. Ltd menguatkan bahwa ketika mereka akan berkunjung ke Jakarta tahun ini atau tahun depan akan merencanakan bahwa di tahun pertama kehadirannya, Datsun akan memasukkan dua model mobil terbaru mereka khusus untuk konsumen di Indonesia, yakni hatchback dan sedan.

Datsun Go Panca VS Ayla Dan Agya

Sejak awal dibawa dan diluncurkan oleh Nissan Motor di Jakarta pada bulan September tahun lalu dan awal tahun ini, Datsun Go telah berhasil menjadi bagian terpenting dalam pasar mobil murah ramah lingkungan ( LCGC ) di Indonesia.

Dari semua varian yang telah beredar di Jakarta dan kota-kota besar lainnya di Indonesia, brand yang sebagian besar penjualannya tersebut disumbang dari pasar Jawa Tengah dan Jawa Timur telah menargetkan penjualan sebesar 40.000 unit pada tahun ini.

Sedangkan di IIMS 2014 yang lalu telah berhasil menjual 505 unit, menurut Head of Datsun Indonesia, PT. Nissan Motor Indonesia, Indriani Hadiwidjaja.

Sedangkan brand lawas yang saat ini muncul kembali dengan varian terbarunya adalah Datsun Go Panca, seperti kondisi terdahulu, sudah dalam persaingan ketat dengan beberapa brand di pasar sejenis, terutama dua dari raksasa Grup Astra, Agya dan Ayla.

Meskipun baru dirilis pada ajang Indonesia International Motor Show 2014 yang lalu, hatchback Datsun Go Panca dan model SMPV Datsun Go+ Panca hingga awal Oktober tahun lalu sudah terpesan sebanyak 1.000 unit dan sudah dikirimkan ke konsumen di seluruh Indonesia sekitar 400 unit.

Khusus untuk varian Datsun Go Panca, Indriani Hadiwidjaja di Semarang beberapa waktu lalu mengatakan bahwa,” Target 4.000 unit tahun ini.

” Dengan angka – angka penjualan dan keberhasilannya dalam memasarkan varian Datsun Go Panca di Jateng dan Jatim, Datsun tidak boleh diremehkan dan dinilai terhadap spesifikasi teknis, memang mempunyai beberapa keunggulan selain harganya yang relatif lebih murah khusus untuk area Indonesia saja.

Baca Artikel Lainnya :

Dalam kapasitas mesin, hatchback Datsun Go Panca lebih unggul dibandingkan Daihatsu Ayla maupun Agya.

Demikian kami menginformasikan, semoga bermanfaat !

Loading...

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *