Berikut Etika Dalam Berbicara dan Berkomunikasi

Pada dasarnya, manusia merupakan makhluk sosial sejak lahir. Dalam pergaulan sehari-hari, manusia secara sadar atau tidak sadar selalu berusaha mengembangkan kemampuan sosial. Kemampuan dalam berinteraksi dengan orang lain inilah yang lantas melahirkan etika-etika baru dalam berbicara dan berkomunikasi.

c 18

Dalam lingkungan rumah, sekolah atau tempat kerja, semua orang selayaknya mampu menerapkan etika berbicara dan berkomunikasi yang baik. Dengan mengikuti tips-tips berikut, Anda akan belajar bagaimana cara menerapkan etika berbicara dan berkomunikasi di mana saja dan kapan saja dengan mudah. Mari, kita pelajari yuk…

Lakukan kontak mata

Menatap mata lawan bicara bukan berarti seperti melotot terus-menerus atau menatap tajam. Namun, memandang mata lawan bicara untuk memberi kesan bahwa kita sedang memperhatikan apa yang ia sampaikan ketika berbicara.

Apa yang Anda pikirkan ketika kita sedang mengajak bicara seseorang, kemudian ia tidak mau memandang Anda, atau ia justru memandang ke arah berlainan. Tentu, hal ini kurang sopan dari segi etika berbicara.

Gunakan pilihan kata yang tepat

Dalam berbicara, Anda juga perlu memilih kata yang baik dan bahasa yang sopan. Pandang pula dengan siapa Anda berbicara. Cara berbicara dengan orang tua, anak-anak atau teman kerja tentu berbeda.

Dengan memilih bahasa serta kata-kata yang tepat, maka orang lain maupun lawan bicara Anda tentu akan lebih mudah memahami maksud pembicaraan.

Sampaikan tujuan pembicaraan dengan baik

Ada beberapa orang yang kurang pandai bertutur kata sehingga apa yang ia sampaikan justru terdengar berbeda maksud dari sebenarnya. Inilah yang disebut dengan kemampuan berbicara atau berkomunikasi yang kurang baik.

Baca Artikel Lainnya :

Dalam menyampaikan suatu pembicaraan dengan orang lain, cobalah untuk mengatakan dengan intonasi serta artikulasi yang jelas. Terlebih jika sang lawan bicara mungkin kurang mendengar, ulangi sekali lagi maksud pembicaraan. Demikian halnya, ketika Anda kurang jelas mendengar. Etikanya, katakan, “Jadi, maksud saya tadi adalah…”, untuk mempertegas maksud pembicaraan.

Dalam berbicara atau berkomunikasi, Anda tidak diharuskan memakai bahasa tingkat tinggi dengan istilah-istilah asing yang mengesankan bahwa Anda berpendidikan tinggi. Yang paling penting adalah lawan bicara atau pendengar mengerti apa yang Anda bicarakan. Itu saja lebih dari cukup.

Semoga artikel ini menginspirasi Anda dalam berkomunikasi dan berbicara ya.

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *