Berkenalan dengan Pola Pewarisan Sifat Mendel

Tahukah Anda siapa itu Mendel? Mendel ialah ilmuan pertama yang mengembangkan metode untuk memprediksi hasil dari pola pewarisan. Dia melakukan berbagai macam percobaan. Salah satunya dengan menggunakan tanaman kacang polong. Ia pun mempelajari 7 macam ciri yakni seperti tinggi tanaman, bentuk dari polong, warna dari polong, warna biji, bentuk biji, lokasi bunga hingga warna bunga yang di hasilkan.

fu 45

Tanaman kacang polong ini melakukan penyerbukan dengan individu atau sendiri. Oleh sebab itu selama beberapa generasi, tanaman ini mengembangkan individu yang homozigot di karakteristik yang tertentu. Populasi yang satu ini dikenal dengan galur murni.

Di dalam karya yang dihasilkannya Mendel ini juga mengandung galur murni yang berada di tanaman kacang serta melakukan berbagai macam penyerbukan silang dengan alur yang murni pada tanaman kacang yang lain. Ia menyebut tanaman ini generasi orang tua.

Saat Mendel melakukan persilangan terhadap tenaman tinggi dengan galur tanaman yang pendek, ia pun menemukan apabila semua tanaman yang berasal dari persilangan ialah tinggi, ia pun juga menyebut generasi ini ialah generasi filial pertama.

Mendel juga melakukan berbagai macam persilangan untuk generasi filial pertama tanaman pertama ini tinggi di antara mereka untuk menghasilkan generasi yang baru yang sering sekali di sebut dengan generasi filial kedua.

Di antara tanaman generasi ini, ia pun mengamati jika tiga perempat tanaman yang tinggi serta seperempat yang lainnya lebih pendek. Tahukah Anda hukum dari genetika Mendel? Mendel memang melakukan percobaan yang serupa dengan berbagai ciri tanaman kacang yang lain hingga bertahun-tahun. Ia pun merumuskan beberapa prinsip yang sekarang ini dikenal hukum Mendel yang menjelaskan tentang genetika.

Hukum mendel ini meliputi:

  • Hukum Mendel tentang adanya dominasi. Saat organisme mempunyai dua alel yang sangat berbeda suatu sifatnya, salah satu alel akan terlihat begitu mendominasi,
  • Hukum segregasi Mendel. Hukum ini yakni selama pembentukan gamet yang dikarenakan organisme diploid 2 alel yang sepasang untuk sifat yang tertentu akan terpisah atau memisahkan selama adanya pembentukan gamet atau yang sering disebut meiosis
  • Hukum Mendel yang berada di golongan independen. Anggota dari sepasang gen yang begitu terpisah satu dengan yang lain, bergantung dari anggota pasangan gen yang lain. Pemisahan yang satu ini sering terjadi di pembentukan gamet selama adanya meiosis.

Persilangan mendel

Keuntungan tentang adanya genetika ini ialah para ilmuan akan bisa memprediksi serta kemungkinan sifat yang diwariskan di keturunan dengan cara melakukan persilangan genetik hal ini juga di sebut sebagai persilangan Mendel. Demi memprediksi kemungkinan dari sifat individu, beberapa langkah pun diikuti. Salah satunya ialah simbol di tujukan untuk masing alel serta pasangan gen.

Alel yang dominan ini di wakili oleh huruf besar atau kapital sedangkan untuk alel yang bersifat represif akan di wakili dengan huruf kecil. Contohnya seperti E untuk telinga bebas, serta e untuk telinga yang terpasang. Langkah selanjutnya ialah melakukan persilangan genetik sebagai penentu genotipe gamet sera genotipe parental.

Bila dilihat dari persegi punnet ini memang fenotip yang berada di setiap genotipe yang bisa di tentukan seperti keturunan yang mempunyai EE, Ee serta Ee akan mempunyai bebas telinga, hanya keturunan yang ee genotipe inilah yang akan mempunyai telinga yang terpasang. Oleh karena itu rasio dari fenotipe 3 dengan bebas telinga terpasang dan bebas telinga satu.

Baca Artikel Lainnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *