Beternak Ayam Kampung, Cocok untuk Usaha Sampingan Potensial

Beternak Ayam Kampung, Cocok untuk Usaha Sampingan Potensial – Mengandalkan gaji dari perusahaan tempat bekerja memang bagi sebagian besar orang terbilang kurang mencukupi. Apalagi untuk Anda yang berada di posisi sebagai tulang punggung utama dalam keluarga tentunya perlu memutar otak agar bisa mendapatkan penghasilan tambahan.

Untitled

Minimnya penghasilan bulanan namun besarnya kebutuhan hidup menjadikan banyak karyawan yang menekuni usaha sampingan. Hal ini tentu sah saja dilakukan agar mendapatkan penghidupan yang lebih nyaman dimana ada sumber pendapatan lain yang membantu memenuhi kebutuhan lainnya.

Usaha sampingan potensial lewat beternak

Kita tentunya mengetahui ada banyak sekali jenis usaha sampingan yang bisa ditekuni, namun sedikit yang memiliki kemungkinan menjadi usaha utama. Ketika menekuni sebuah usaha sampingan sebaiknya tidak setengah-setengah, dalam artian memilih yang cukup potensial.

Pilih sebuah usaha yang memiliki prospek kuat dan menjanjikan sebab akan tidak mungkin jika Anda menjadi karyawan sepanjang hidup bukan? Salah satu usaha sampingan yang cukup potensial untuk ditekuni secara total ialah dengan beternak, tepatnya beternak ayam kampung.

Ayam kampung menjadi salah satu jenis ayam yang banyak digemari karena memang lebih sehat sebab tidak membutuhkan obat dan vitamin selama pertumbuhannya. Kualitas daging ayam juga lebih baik, tidak lunak seperti ayam petelur yang cenderung kurang sehat jika dikonsumsi terlalu sering. Hal inilah yang menjadi usaha beternak ayam kampung lebih potensial, kemudian juga cocok dijadikan usaha sampingan. Mengapa demikian? Pasalnya mengelola peternakan ayam kampung tidak menguras waktu dan tenaga Anda. Sebab cukup ditengok saat memberi pakan, yakni dua kali sehari di waktu pagi sebelum berangkat kerja dan di malam hari.

Persiapan beternak ayam kampung

Menjadi usaha sampingan tidak hanya sekedar asal menjalankannya tanpa persiapan matang, agar berprospek cerah berikut persiapan yang perlu dilakukan:

  1. Belajar ilmu beternak ayam, agar meminimalkan resiko merugi, sebab ayam tergolong unggas yang mudah mati secara mendadak akibat serangan Flu Burung maupun Gumoro sehingga perlu divaksinasi.
  2. Menyediakan kandang yang mendukung, ukuran kandang yang tepat akan membantu ayam tumbuh sehat dan terhindar dari stress.
  3. bibit atau DOC yang berkualitas, kemudian menentukan umur bibit yang pas untuk kemudahan perencanaan sebab umur DOC menentukan waktu tepat menjual ayamnya.

Setiap usaha pasti memiliki resiko, mencoba peruntungan lewat usaha beternak ayam pun tidak terlepas dari kemungkinan tersebut. Namun, resiko yang ada bisa diminimalisir sebab hanya disebabkan oleh gangguan penyakit pada unggas. Salah satunya dengan melakukan vaksinasi dan menjaga kebersihan kandang agar kesehatan ayam lebih terjamin.

Penularan penyakit pada ayam memang tergolong cepat maka usahakan untuk melakukan pengecekan secara rutin. Pengecekan akan lebih akurat apabila dilakukan di malam hari, sebab ketika ayam tidur akan memudahkan menemukan ayam yang tengah sakit dan bisa dipindahkan dulu agar tidak menular.

 

Baca Artikel Lainnya :

 

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

2 thoughts on “Beternak Ayam Kampung, Cocok untuk Usaha Sampingan Potensial

  1. Pingback: Teknik dan Tips Beternak Jangkrik | Pusat Infomasi Pertanian Indonesia

  2. Pingback: Budidaya yang Menggiurkan dengan Beternak Kroto | Pusat Infomasi Pertanian Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *