Biografi Sang Penemu Email, Ray Tomlinson

Biografi Sang Penemu Email, Ray Tomlinson – Hidup di jaman modern yang memiliki banyak keuntungan misalnya saling berkirim kabar. Cara untuk saling berkirim kabar salah satunya dengan menggunakan email atau electronic mail yang menjadi populer pada tahun 1993.

Untitled

Penemu dari email adalah Ray Samuel Tomlinson atau yang dikenal dengan Ray Tomlinson. Pria kelahiran Amsterdam, New York pada tahun 1941 tersebut kemudian pindah ke daerah yang bernama Vail Mills, New York.

Ray bersekolah di Broadalbin Central School, Broadalbin, New York saat remaja dan berlanjut ke Rensselaer Polythechnic Institute di Troy, New York dan di bidang teknik listrik mendapatkan gelar Bachelor of Science (1963). Ray kemudian melanjutkan studinya untuk mendapatkan gelar master di bidang elektro yaitu di Massachusetts Institute of Technology.

Baca Juga :

Ketika berkuliah dan bekerja di Spech Communication Group, Ray mengembangkan teknologi yang disebut dengan analog-digital hybrid spec synthesizer yang digunakan sebagai subjek tesis Master yang diambilnya. 1965, Ray mendapatkan gelar S.M. di bidang Elektro.

1967, Ray Tomlinson bergabung bersama Bolt, Beranek and Newman atau BBN Technology. Di perusahaan teknologi ini, Ray bergabung untuk membantu dalam mengembangkan sistem operasi TENEX salah satunya adalah ARPANET. Di tempat ini Ray yang merupakan seorang programmer menulis program transfer file dan disebut dengan CPYNET yang digunakan untuk mentransfer file melalui ARPANET.

Kemudian, Ray diminta untuk merubah program SNDMSG yang berfungsi untuk mengirimkan pesan ke pengguna yang lain dari komputer time-sharing sehingga mampu dijalankan pada TENEX. Ray juga menambahkan kode yang diambil dari CPYNET ke SNDMSG. Hasilnya adalah pesan dapat dikirim ke pengguna yang lain dan nantinya akan menjadi E-mail.

Raymond menemukan email berbasis internet pada akhir tahun 1971 di ARPAnet. Temuan ini menjadi suatu inovasi yang besar karena memiliki kemampuan untuk dapat mengirimkan pesan secara sederhana kepada orang lain dengan menggunakan jaringan.

Ketika itu juga tengah mengerjakan program SNDMSG atau send message yang memungkinkan para pengguna komputer yang sama untuk dapat meninggalkan pesan satu sama lain. Ray kemudian mencoba CPYNET atau program transfer untuk memungkinkan pengguna mengirimkan file yang komputernya terhubung dengan ARPANET dan berpikiran jika mampu menghubungkan SNDMSG dan CYPNET maka akan mampu untuk mengirimkan pesan ke tempat lain asalkan terdapat suatu jaringan.

Masalah lain yang dipikirkan adalah cara untuk membedakan pesan yang diarahkan keluar dan pesan yang dialamatkan ke banyak pengguna komputer di kantor. Akhirnya, Ray menggunakan @ sebagai petunjuk untuk alamat email dan mewakili tempat dan preposisi pada keyboard. Simbol @ yang dibaca ‘et’ yang artinya ‘di’ berguna untuk membedakan pengguna atau user dengan domain atau alamat server. Email pertama dikirim ke 2 komputer yang berada disampingnya dengan jaringan ARPANET yang berisi QWERTYUIOP.

Dari temuannya tersebut, email dan @, Raymond Samuel Tomlinson dianggap sebagai 50 orang paling berpengaruh dan mendapatkan banyak penghargaan, diantaranya yaitu:

  • 2000, dari Museum Komputer Amerika dan university montana state departemen ilmu komputer mendapatkan Gorfe R. Stibitz Computer Pioneer Award.
  • 2001, dari International Academy of Digital Arts and Sciences mendapatkan penghargaan Webby untuk pencapaian seumur hidup.
  • 2001, dilantik ke Rensselaer Alumni Hall of Fame.
  • 2002, penghargaan inovasi dari Discover Magazine.
  • 2004, bersama Dave Crocker mendapat Penghargaan Internet IEEE.
  • 2009, Penghargaan Prince of Asturias bersama Martin Cooper untuk penelitian ilmiah dan teknis.
  • 2012, oleh Internet Society melantik Ray ke Hall of Fame internet.

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

2 thoughts on “Biografi Sang Penemu Email, Ray Tomlinson

  1. Pingback: Tokuji Hayakawa, Pionir Perusahaan SHARP | Joko Warino Blog

  2. Pingback: Biografi Pilar Intel Corp, Gordon Moore | Joko Warino Blog

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *