Budaya, Makanan dan Ciri Khas Kalimantan Barat

Budaya, Makanan dan Ciri Khas Kalimantan Barat – Daerah Kalimantan Barat di Indonesia merupakan salah satu daerah yang dijuluki sebagai propinsi “ Seribu Sungai ”.

Julukan ini tepat diberikan mengingat kondisi geografis propinsi ini adalah memiliki ratusan sungai besar dan kecil yang sering dilayari oleh para pemakai dari berbagai penjuru mata angin.

14

Bahkan beberapa sungai besar hingga kini merupakan urat nadi dan jalur utama untuk angkutan perdagangan menuju ke daerah pedalaman, meskipun sarana jalan darat telah tersedia guna menjangkau sebagian besar kecamatan di daerah – daerah terpencil.

Perlu diketahui bahwa sebagian kecil wilayah Kalbar adalah perairan laut, tetapi Kalbar masih memiliki puluhan pulau besar dan kecil (sebagian diantaranya tidak berpenghuni) yang tersebar di sepanjang Selat Karimata dan laut Natuna yang berbatasan dengan wilayah provinsi Riau.

Jumlah penduduk yang tercatat saat ini di provinsi Kalimantan Barat menurut sensus tahun 2000 adalah sekitar 4.073.430 jiwa ( 1,85% dari jumlah penduduk di seluruh Indonesia ).

Makanan Khas Kalimantan Barat

Jalan – jalan ke Kalimantan Barat rasanya tak mengasyikkan jika anda melewatkan waktu begitu saja tanpa mencicipi makanan khas Kalimantan Barat bernama Bubur Pedas Sambas merupakan makanan khas suku dayak dari wilayah Sambas di Kalimantan Barat.

Bubur ini berasa pas di lidah si penikmat, rasanya gurih dan tidak begitu pedas, terbuat dari beras dan campuran sayur –  mayur yang diberi bumbu spesial ala orang Kalimantan.

Pada jaman dulu bubur pedas sambas disajikan di lingkungan kerajaan saja, dan merupakan cerminan budaya kuno dari suku dayak d Kalimantan yang kental akan kuliner dipengaruhi oleh kerajaan Melayu Deli.

Bubur pedas sambas terbuat dari beras pulen yang ditumbuk kasar lalu disangrai, barulah dibuat menjadi bubur yang kaya akan rempah – rempah serta sayuran, kuah kaldu ikan laut dan taburan kelapa tua sangrai, tak mengherankan jika bubur ini dinilai kaya akan kandungan gizi untuk tubuh anak – anak.

Sayuran yang dipakai adalah kangkung, pakis muda, dan daun kesum menjadi campuran yang berasa unik dan menyehatkan.

Belum lagi tambahan berupa kacang tanah goreng plus ikan teri Medan yang digoreng kering, dan tentu saja sambal cabe rawit dengan temannya berupa kerupuk udang, mampu menambah citarasa unik dari sajian khas daerah Kalimantan Barat ini.

Sangat mudah menjumpai bubur yang satu ini yaitu kerap menjadi salah satu menu andalan di warung – warung tradsional milik orang Melayu yang tinggal di Kalimantan Barat, bubur pedas sambas pun banyak dijual di tempat pedangan yang berjualan ta’jil saat bulan Ramadhan tiba.

Bubur pedas ini memang benar – benar unik, dengan tambahan sambal, anda tidak akan merasakan rasa pedas sama sekali, malah cenderung bisa merasakan tekstur gurih dan segar dari beras pulen dengan paduan sayur kangkung sungai dan yang lainnya.

Ciri Khas Kalimantan Barat

Salah satu ciri khas suku dayak Kalbar ialah warga yang tinggal di desa memiliki rumah adat bernama Rumah Panjang Kalbar. Rumah Panjang Kalbar ini terdiri dari 50 ruangan dengan beberapa dapur di dalamnya.

Rumah ini dihuni oleh beberapa kepala keluarga, termasuk keluarga inti. Rumah Panjang Kalbar di dataran tinggi sungai Kapuas Putussibau diketahui mempunyai 54 bilik yang dihuni oleh beberapa keluarga.

Rumah panjang ini pada umumnya dibangun di atas tiang setinggi 5 sampai 8 meter seperti membentuk panggung dan ada yang panjangnya mencapai 186 meter serta lebar 6 meter.

Untuk masuk ke dalamnya, terdapat anak tangga utama dibagian depan bangunan rumah yang dikenal dengan nama tangka.

Baca Artikel Lainnya :

Rumah Panjang Kalbar berdiri megah dan memiliki latarbelakang arsitektur khas suku dayak Kalbar yang eksotik dan elegan, merupakan cermin budaya Kalimantan Barat dengan kecanggihan pola pikir warganya sehingga hal ini bisa dijadikan sebagai objek wisata untuk turis Nusantara hingga pelancong dari mancanegara.

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *