Budaya Memberi Makan Hewan Peliharaan Di Singapura Perlu Diperhatikan Oleh Para Turis Yang Berkunjung

Keberagaman budaya dan objek wisata di kota Singapura terutama wisata kulinernya adalah sebuah pilihan bersantap yang paling tepat untuk anda lakukan di sini dimana hal tersebut terlihat dari permintaan, peningkatan citarasa, dan ekspektasi yang mampu melejitkan jumlah pilihan makanan atau minuman, mulai dari jajanan kakilima hingga sajian mewah pada resto – resto di kawasan wisata elit Singapura.

p 17

Para wisatawan dapat memadukan beragam kegiatan berwisata mereka dengan pertama kali memilih untuk menjelajah jejak kuliner Singapura yang kian hari mengalami perbauran budaya dengan negara dan kota – kota terkenal lainnya di luar Singapura.

Singapura adalah kota yang cukup besar dan terhubung kemana – mana sehingga pengunjung diharpkan bisa pergi ke mana saja tanpa merasa khawatir akan tersesat.

Singapura mempunyai iklim hutan hujan tropis. Pada musim muson yang berlangsung dari bulan Desember sampai Maret, dan bulan – bulan terpanas dimulai dari bulan April hingga Juli, di Singapura tidak banyak mengalami perubahan suhu, namun kota ini paling sering mengalami jenis – jenis hujan berbeda curahan di sepanjang tahun.

Maka dari itu banyak festival tradisional yang mencerminkan seni dan budaya masyarakat lokal diselenggarakan secara gratis dalam kalender acara Singapura untuk tujuan meraup wisatawan asing agar mau berkunjung ke kota seribu satu taman bunga ini.

Mereka bisa mengagumi penampakan lampion tahun baru Cina di karnaval River Hongbao, amati upacara Hindu ala orang Singapura yang berwarna – warni, Thaipusam, dan saksikan karnaval Kampong Glam yang menggeliat hidup ketika Hari Raya Haji tiba di desa – desa Muslim di Singapura.

Sejumlah acara kelas dunia bisa anda saksikan meliputi Singapore Formula 1 Grand Prix serta festival musik dansa, ZoukOut, dari matahari terbenam hingga terbit dan yang terakhir adalah wisata alam dengan berkunjung ke taman – taman burung yang ada di Singapura.

Jurong Bird Park

Jurong Bird Park adalah taman burung terbesar yang ada di kota Singapura, anda yang memilih untuk berkunjung ke tempat ini bisa merasakan cakaran kuat dari burung Nuri Australia pada lengan anda, menonton sekelompok burung pemangsa terbang tinggi melambung di atas pohon – pohon besar yang banyak tumbuh di taman burung yang sangat menakjubkan untuk tempat berteduh bagi para pengunjung taman.

Taman burung Jurong Bird Park memang didedikasikan oleh pemerintah Singapura kepada para pengunjung yang suka burung adalah salah satu atraksi paling populer di kota ini.

Ia mampu menarik pengunjung dari seluruh dunia dengan menampilkan lebih dari 5.000 burung dari 380 spesies dan semua berasal dari penjuru dunia, Jurong Bird Park merupakan salah satu taman burung terbesar di dunia.

Sejak tahun 1971, taman ini telah mampu menghibur orang – orang dari Singapura guna menenangkan pikiran, merilekskan tubuh dari kelelahan bekerja seharian di kantor.

Sementara buat anak – anak, taman burung bagus dimanfaatkan sebagai media mendidik tentang konservasi alam dan praktik lingkungan dimana taman memainkan peran penting dalam pelestarian spesies burung yang terancam punah dan merupakan rumah paling aman dan nyaman bagi 29 spesies burung yang terancam punah.

Karena terlalu luas, maka untuk bisa menikmati keseluruhan keindahan panorama taman, anda bisa berkeliling taman burung dengan naik trem dipandu oleh seorang tour guide yang membawa pengunjung jalan – jalan melalui tiap petak taman untuk mendapatkan pengalaman berlibur yang ramah bersama dengan keluarga.

Tour guide akan menjelaskan kepada anda tentang jenis – jenis burung sebelum anda memutuskan untuk jalan – jalan sendiri melalui jejeran kandang – kandang burung untuk menemukan salah satu yang menjadi favorit anda.

Kandang – kandang burung di taman ini dibuat dalam ukuran raksasa yang meniru kondisi hutan Madagaskar sebagai habitat aslinya, banyak terdapat jalan – jalan tikus, kicau burung beo yang jinak hinggap di pohon – pohon perdu tanpa di sangkar atau melihat sekelompok burung merpati putih dan hitam yang asyik berenang di kolam – kolam buatan di pusat taman, merupakan sebuah pengalaman yang fantastis untuk orang dewasa dan anak – anak.

Namun anda perlu hati – hati saat berada di area penangkaran burung merpati, saat ini pengelola taman melarang para pengunjung untuk memberikan makan kepada burung – burung tersebut untuk antisipasi agar para pengunjung tidak mengotori area kolam dan taman karena burung – burung tersebut sudah diberi makan oleh penjaga taman sesua dengan jadwal !

Baca Artikel Lainnya :

Jangan lewatkan acara Afrika Waterfall Aviary yang memiliki pesona alam berupa air terjun buatan yang mencapai ketinggian antara 100 kaki ( sekitar 30 meter ) dari permukaan tanah dimana air kolam di bawah air terjun menjadi ajang bermain ratusan burung Afrika yang bisa terbang bebas di alam liar tanpa penangkaran khusus.

Demikian info dari kami, semoga bermanfaat !

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *