Budidaya Tanaman Flamboyan Secara Organik Untuk Pemula

Budidaya Tanaman Flamboyan Secara Organik Untuk Pemula – Dalam bahasa latin, tanaman Flamboyan disebut Delonix Regia. Tanaman ini merupakan tanaman yang berasal dari hutan Madagaskar yang bersuhu kering.

Tanaman ini adalah salah satu keluarga dari Fabaceae yang juga sub-keluarga Caesalpinioideae. Di beberapa negara di dunia tanaman Flamboyan dikenal dengan nama Ornamental Tree.

budidaya

Di Inggris lebih dikenal dengan nama Royal poinciana atau juga hampir sama dengan kita yaitu Flamboyant. Juga ada yang menyebutnya Flame Tree.

Untuk menanam Flamboyan secara organik, yang harus dipertimbagkan pertama-tama adalah mengenai lokasi penanama tanaman flambioyannya.

Jika tanaman flamboyan sudah tumbuh besar, ia akan berubah menjadi sebuah pohon yang akan memenuhi jika diletakkan dalam pot atau tempat yang luasnya terbatas.

Pembibitan dan Penanaman

Untuk menanamnya, pertam-tama, kita harus bisa mengambil bibit Flamboyan dari bunganya. Setelah biji didapat, sebaiknya jangan langsung ditanam ke dalam tanah karena kita harus mengeringkannya terlebih dahulu di bawah sinar matahari. Baru setelah itu biji yang kering dapat disemaikan.

Saat melakukan penyemaian, kita harus menggemburkan tanah terlebih dahulu dan mencampurnya dengan pupuk kompos. Usahakan juga pemilihan lokasi penanaman tanaman Flamboyan ini adalah tempat yang terkena sinar matahari.

Di sekitar penanaman bibit, kita dapat menggunakan pipa atau benda-benda lain yang berbentuk sama agar dapat memasukkan pupuk kompos dan penyiraman.

Juga bisa dengan menggunakan teknik stek. Caranya sama seperti kita melakukan stek ke tanaman lain. Setelah proses stek selesai, maka potongan stek Flamboyan dapat ditanam langsung ke dalam tanah.

Menanam tanaman Flamboyan cukup mudah karena tanaman ini memang termasuk jenis tanaman yang mudah tumbuh dimana saja. Untuk itu tidak diperlukan media tanam khusus atau perlakuan khusus untuk budidaya tanaman ini.

Pembibitan Flamboyan dapat dilakukan melalui biji. Biji flamboyan yang sudah tua dan dijemur hingga kering baru bisa ditanam.

Selanjutnya, setelah disimpan kurang lebih 3 sampai 4 minggu baru bisa disemai pada media tanam yang terdiri dari campuran tanah dan kompos. Rawat dengan baik sampai bibit tumbuh setinggi 1 m. Setelah itu baru dipindahkan ke lahan tanam permanen.

Buat lubang dengan kedalaman minimal 50 cm dan tanam tanaman Flamboyan dengan posisi tegak lurus agar tanaman dapat tumbuh dengan tegak dan baik.

Selanjutnya, timbun kembali lubang dan padatkan dengan kuat. Baru selanjutnya sirami dengan air dan secara rutin harus disirami di saat awal masa tumbuhnya.

Perawatan

Perawatan dapat dilakukan seperlunya, cukup hanya dengan menyiraminya secara rutin. Jika terdapat gulma kita bisa menyianginya dan jangan lupa untuk melakukan pemupukan secara berkala.

Berikan pupuk untuk menyuburkan tanah 2 sampai 3 bulan sekali. Sebenarnya, bila tidak dipupuk sekalipun tanaman Flamboyan akan tetap dapat tumbuh dengan baik dan berbunga, hanya namun akan kurang lebat.

Untuk pengendalian hama, gunakan pestisida yang terbuat dari bahan organik. Produk ini sudah ada di pasaran, namun jika anda ingin membuatnya sendiri juga bisa melakukanya sendiri. Salah satunya dengan menggunakan air kelapa untuk mengendalikan hama ulat pemakan daun.

Siapkan air kelapa 2 liter, deterjen 0,5 ons kapur tohor 4 ons, ragi tape 1 butir, dan bawang putih 4 ons. Tumbuk halus kemudian camburkan detergen, air kelapa, bawang putih ragi tape dan semua bahan di atas. Gunakan larutan pestisida organik ini sebanyak 500 ml dicampur dengan 10 liter air bersih.

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *