Bukan Hanya Megawati Wanita yang Pernah Menjadi Presiden

Bukan Hanya Megawati Wanita yang Pernah Menjadi Presiden – Megawati Sukarno Putri merupakan perempuan pertama yang menjadi presiden di Negara Indonesia. Karir politiknya masuk pada puncak kesuksesan ketika Megawati Sukarno Putri menjadi pemimpin atau ketua umum partai demokrasi Indonesia di tahun 1993, Megawati Sukarno Putri menjadi sisi oposisi melawan presiden Suharto.mega

Di tahun 1999, partai demokrasi Indonesia memenangkan kursi terbanyak di parlemen (dewan perwakilan rakyat), tetapi dalam pemilihan presiden yang dilakukan pada saat itu bukan Megawati Sukarno Putri yang memenangkan pemilihan presiden oleh parlemen melainkan Abdurrahman Wahid yang terpilih menjadi Presiden Indonesia.

Hasil pemilihan oleh parlemen ini menimbulkan kerusuhan di seluruh negeri dan sehari setelahnya Megawati Sukarno Putri terpilih menjadi wakil presiden Indonesia. Pada bulan agustus 2000 presiden Abdurrahman Wahid yang sakit meminta Megawati Sukarno Putri untuk menjalankan pekerjaan sehari-hari dari pemerintahan dan Negara serta Megawati Sukarno Putri melakukan rapat-rapat cabinet.

Pada tanggal 23 Juli 2001 presiden Abdurrahman Wahid diberhentikan jadi presiden dan Megawati Sukarno Putri dilantik menjadi presiden, Megawati Sukarno Putri memimpin Indonesia sejak tanggal 23 Juli 2001 hingga tanggal 20 Oktober 2004. Selain Megawati masih terdapat wanita-wanita lain yang pernah menjadi pemimpin di negerinya.

Di Filipina juga terdapat seorang perempuan yang bernama Gloria Macapal-Arroyo menjadi presiden dengan masa jabatan dari tanggal 20 Januari 2001 hingga 30 Juni 2010. Gloria Macapal-Arroyo pernah menjadi ketua cabinet dan ditahun 1987 hingga 1989 Gloria Macapal-Arroyo menjadi asisten sekretaris dan pada tahun 1989 hingga 1992 menjadi sekretaris perdagangan dan industry dan juga menjadi senator pada tahun 1992 hingga 1998.

Pada tahun 2000, presiden saat itu memintanya betanggung jawab untuk menjadi pemimpin di rapat cabinet kemudian dia mengundurkan diri dari cabinet setelah presiden Estrada dituduh melakukan akusasi. Tahun 2002 dan 2003 menjadi menteri luar negeri dan 2006 hingga 2007 menjadi menteri pertahanan. Dan di tahun 2004 dia kembali dipilih untuk posisi presiden.

Di Liberia juga terdapat pemimpin wanita yaitu presiden Ellen Johnson-Sirleaf yang dilantik pada tanggal 16 Januari 2006. Karir politiknya dimulai pada tahun 1972 ketika menjadi sekretasis dalam bagian keuangan.

Pada tahun 1979 hingga 1980 Ellen Johnson-Sirleaf menjadi menteri keuangan, dan pada tahun 1980 Ellen Johnson-Sirleaf menjadi kepala atau presiden bank nasional dan pada tahun 1980 hingga 1985 Ellen Johnson-Sirleaf bekerja di World Bank.

Pada tahun 1992 hingga 1997 menjadi African Director di United nations development program. Kemudian sejak tahun 1997 menjadi pemimpin partai persatuan. Ditahun yang sama Ellen Johnson-Sirleaf menjadi kandidat pemilihan presiden dan akhirnya pada November 2005 Ellen Johnson-Sirleaf memenangkan pemilihan presiden.

Di Croasia juga terdapat seorang wanita yang menjadi pemimpin yaitu presiden Kolinda Grabar-Kitarovic yang menjabat sejak tanggal 18 Februari 2015. Karirnya dimulai dengan menjadi menteri European Integration di tahun 2003 dan menjadi menteri luar negeri pada tahun 2005 hingga 2008.

Kolinda Grabar-Kitarovic merupakan seorang professor di bidang bahasa inggris dan spanyol serta mantan penasehat di kementerian luar negeri. Kolinda Grabar-Kitarovic mendapatkan urutan kedua di ronde pertama pemilihan presiden dan memenangkan di ronde kedua pemilihan presiden tahun 2014.

Sekarang berlanjut di Negara Sri Langka. Di Negara ini terdapat seorang wanita yang menjadi pemimpin di negaranya yaitu presiden Chandrika Bandaranaike Kumaratunga, beliau memimpin sejak tanggal 14 November 1994 hingga 19 November 2005. Pada tahun 1984 hingga 1986 beliau menjadi wakil presiden dan pada periode yang sama beliau menjadi ketua partai Maha jana srilanka. Pada tahun 1994 menjadi perdana menteri Sri Lanka.

Beliau adalah orang pertama di dunia menjadi anak dari dua menteri utama, Solomon dan Sirivamo Bandaranaike dan menjadi yang pertama untuk memiliki ibunya ke posisi perdana menteri. Suaminya sorang politikus Vijaya K dibunuh pada tahun 1998 dan selama pemilihan presiden tahun 2000 beliau bertahan dari percobaan pembunuhan tetapi kehilangan penglihatan satu matanya. Beliau tidak diizinkan untuk mengikuti pemilihan lagi di tahun 2005.

Baca juga : Victoria Woodhull, Tokoh Perempuan USA

Loading…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *