Cara Budidaya Daun Bawang

Cara Budidaya Daun Bawang – Siapa sih yang belum pernah mendengar daun bawang? Daun bawang merupakan salah satu jenis bawang yang cukup populer di antara kaum wanita.

Pasalnya, daun bawang dapat diolah dalam berbagai masakan dan merupakan salah satu bahan pelengkap yang cukup banyak digunakan.

Untuk kaum wanita yang sering menggunakan daun bawang sebagai salah satu bahan masakan, ternyata ada cara mudah membudidayakan sendiri daun bawang.

Budidaya daun bawang ternyata dapat dilakukan di rumah dengan menggunakan polybag dan tidak perlu menyediakan lahan yang luas.

Langkah pertama untuk memulai budidaya daun bawang yang mudah adalah dengan memilih benih dan melakukan penyemaian. Agar dapat dibudidayakan dengan mudah di rumah, maka tempat penyemaian yang akan digunakan adalah polybag atau baki untuk penyemaian.

Cara penyemaiannya adalah dengan menanam 1-2 benih daun bawang dalam setiap polybag sedalam 10 cm.

Selanjutnya, tutup tempat persemaian dengan karung goni yang sudah dibasahi terlebih dahulu atau bisa juga menggunakan daun pisang. Penutup tersebut baru dibuka apabila benih telah berkecambah.

Pastikan untuk melakukan penyiraman setiap pagi dan sore hari serta berikan pupuk secara teratur sesuai dengan kebutuhan.

Setelah tanaman berumur 2 bulan atau setinggi 10-15 cm, bibit daun bawang telah siap untuk dipindahkan ke tempat selanjutnya. Caranya adalah dengan menggali tanaman daun bawang dari polybag persemaian. Proses pengambilan daun bawang perlu terangkat hingga ke bagian akar sehingga tidak disarankan untuk mencabut tanaman secara langsung.

Selanjutnya, bersihkan tanah yang menempel serta buang daun yang terlihat tua dan layu. Bagi tanaman tersebut menjadi 1-3 bagian anakan.

Satu bagian anakan terdiri dari 1-3 batang daun bawang. Terakhir, potong sepertiga bagian daun bagian atas untuk merangsang pertumbuhan tunas baru. Bibit daun bawang telah siap untuk ditanam kembali.

Sebelum melakukan proses penanaman kembali, siapkan terlebih dahulu polybag yang baru beserta dengan media tanamnya. Media tanam yang umum digunakan adalah campuran dari tanah, kompos, dan arang sekam dengan perbandingan 2:1:1.

Media tanam juga dapat menggunakan campuran tanah dengan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1. Setelah media tanam diaduk merata dan dimasukan ke dalam polybag, maka benih siap untuk ditanam.

Letakkan polybag di tempat yang terkena sinar matahari penuh dan lakukan penyiraman setiap 2-3 hari sekali pada pagi atau sore hari.

Berikan pupuk kompos setiap 4 minggu untuk membantu menyuburkan tanaman. Daun bawang sudah siap panen saat berumur 2.5 bulan sejak bibit ditanam dan 5 bulan sejak bibit disemai.

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *