Cara Budidaya Lidah buaya Dengan Menggunakan Polybag

Cara Budidaya Lidah buaya Dengan Menggunakan Polybag – Lidah buaya merupakan tanaman yang sangat bermanfaaat. Bukan hanya bisa dimanfaaatkan dalam kehidupan sehari-hari namun bisa juga dimanfaatkan untuk kebutuhan industry. Diketahui dalam kehidupan sehari-hari lidah buaya memiliki beberapa manfaat antara lain untuk menyembuhkan luka bakar, meyuburkan rambut, mengatasi harpes, mengobati penyakit maag, dan juga bisa dijadikan sebagai salah satu bahan makanan (Lidah Buaya tertentu)

a

Untuk budidaya tanaman lidah Buaya bukan hal yang sangat rumit, namun ketersediaan lahan kadang menjadi alasan sulitnya budidaya tanaman ini, untuk mengantisipasi kurangnya area penanaman lidah buaya terdapat alternative penanaman yakni dengan menggunakan polybbag, sehingga perkarangan rmah juga bisa dijadikan tempat budidaya yang baik untuk tanaman ini.

Berikut beberapa teknik terbaik dalam budidaya lidah buaya dengan menggunakan polybag :

Perhatikan Ukuran Polybag

Untuk ukuran polybag yang diperlukan sebenarnya semangkin besar akan semangkin bagus untuk perakaran tanaman, namun hal ini akan tidak efesien baik dalam keborosan media tanam ataupun ukuran polybagnya. Menurut pengalaman saya dan para petani lidah buaya lebih baik menggunakan polybag dengan ukuran yang sedang yakni yang memiliki diameter sekitar 20 cm

Media Tanam

Lidah buaya untuk hidup membutuhkan media tanam  yang memiliki nutrisi yang cukup. Media tanam yang cocok untuk budidaya tanaman ini adalah tanah yang subur dan gembur yang telah di camur dnegan pupuk kandang dan pasir. perbandingannya yakni 1 : 1 : 2 (Tanah : Pupuk Kandang : Pasir )

Cara Penanaman Lidah Buaya

Untuk menanam lidah buaya, anda harus memiliki anakan yang masih kecil, untuk menanamnya tdak terlalu sulit karna pada prinsifnya sama dengan tanaman lainnya, namun perlu diperhatikan jangan terlalu dalam dan juga jangan terlalu dangkal, bila terlalu dalam akan membuat bibit akan mengalami pembusukan sedangkan bila terlalu dangkal bibit akan mudah roboh.

Proses Pemupukan

Pemupukan dapat menggunakan pupuk NPK dan pupuk organic. Untuk pupuk NPK diberikan sebanyak 1 kali dalam 1 bulan dengan dosis 2 gr/polybag. Sedangkan pupuk organic bisa diberikan 1 kali dalam waktu 40 hari sekali. Pupuk organic yang baik adalah pupuk organic cair.

Penyiraman

Tanaman lidah buaya tidak memerlukan air yang cukup banyak. Untuk penyiraman bisa dilakukan satu kali dalam sehari, untuk masalah waktu bisa menyesuaikan. Namun waktu yang baik untuk penyiraman adalah  pagi sekitar jam 6 sampai jam 10 dan sore sekitar jam 4 sampai jam 6 sore.

Pencahayaan

Tanaman lidah buaya memerlukan cahaya yang penuh sepanjang hari. Sehingga tempatkanlah lidah buaya dilahan yang terbuka sehingga tidak ada penghalang cahaya yang masuk dan pastikan tanaman terkena cahaya secara langsung.

Panen

Proses pemanenan dapat dilakukan setelah tanaman berumur 6 bulan. Pemanenan dapat dilakukan dnegan memotong pangkal daun dengan menggunakan alat yang steril seperi parang atau  pisau.

Pasca Panen

Lidah buaya dapat digunaan untuk berbaga macam olahan atau juga bisa djadikan sebagai obat untuk beberapa penyakit. Semua itu tergantung kebutuhan anda.

Demikianlah yag bisa saya bagi tentang  Cara Budidaya Lidah buaya Dengan Menggunakan Polybag, semoga dengan adanya artikel ini, teman-teman semuanya bisa membudidayakan lidah buaya dengan mudah tanpa harus kawatir tidak ada tempat untuk berbudidaya. Selamat mencoba.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

3 thoughts on “Cara Budidaya Lidah buaya Dengan Menggunakan Polybag

  1. Pingback: Penanganan Pasca Panen pada Produk Hortikultura | Pusat Infomasi Pertanian Indonesia

  2. Pingback: Cara dan Teknik Membuat Benih Cabe Rawit Berkualitas | Pusat Infomasi Pertanian Indonesia

  3. Pingback: Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kunyit | Pusat Infomasi Pertanian Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *