Cara Budidaya Tanaman Pisang

Cara Budidaya Tanaman Pisang – Kali ini kita akan membahas tentang tata cara untuk membudidayakan tanaman pisang.

Siapa sih yang tidak mengenal tanaman pisang? Tanaman yang tidak akan mati sebelum berbuah/monokarpik ini memiliki buah yang beragam jenisnya, sebut saja Pisang Ambon, Pisang Mas, Pisang Tanduk, Pisang Sere, Pisang Kepok Kuning dan lainnya.

Selain itu, tumbuhan pisang yang tidak berkayu ini selain memiliki buah yang rasanya manis dan banyak dijadikan sebagai sajian penutup mulut di meja makan, ternyata Bunga dan batangnya dapat diolah menjadi masakan sayur yang lezat, lho. Misalnya saja seperti Jukut Ares yang merupakan sayur dari batang muda pisang resep khas dari Bali.

Di bidang olahan pangan buah pisang memiliki potensi besar dalam terciptanya snack atau jajanan di zaman modern ini. Sebut saja Es kul-kul/Es Pisang Cokelat, Dadar Gulung isi Pisang Cokelat, Varian Roti/Kue dengan isi Pisang, Bolen Pisang dan Nugget Banana yang belum lama ini viral.

Dari penjelasan di atas dapat kita simpulkan bahwa tanaman pisang memiliki potensi yang besar dalam bidang olahan pangan. Akan tetapi, bagaimanakah cara budidaya tanaman pisang pisang yang baik dan benar? Marik kita simak pembahasan berikut ini.

  1. Perhatikan media untuk menanam pisang

Sebaiknya tanaman pisang ditanam di tanah yang berhumus dan kaya akan unsur hara. Ini dimaksudkan untuk produktivitas hasil panen yang lebih maksimal.

  1. Air dan Sitem Pengairan

Air pada dasarnya memiliki peranan yang sangat penting untuk semua makhluk hidup, akan tetapi yang perlu digaris bawahi dalam budidaya tanaman pisang adalah Air harus selalu diberikan akan tetapi tidak boleh sampai menggenang tanaman pisang. Sistem pengairan yang baik dapat memecahkan permasalahan kekeringan tanah yang disebabkan oleh alam dalam pembudidayaan tanaman pisang.

  1. Iklim

Iklim yang paling cocok adalah tropis, selain iklim tersebut, dikhawatirkan hasil dari produktivitas tanaman pisang menjadi kurang baik.

  1. Pembibitan

Bibit yang dipilih biasanya dari tunas yang memiliki tinggi sekitar 1 – 1.5 dan lebar umbi 15 – 20 cm. Bibit dapat diperoleh dengan membelinya atau mengambil dari kebun kita sendiri.

  1. Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Pisang

Setelah tunas pisang dipotong, sebaiknya kita membersihkan tanah yang membekas pada tunas tersebut. Lakukan perendaman pada bibit umbi dan tunggu hingga 1-2 hari sampai mengering, simpanlah di tempat yang teduh.

  1. Teknik menanam dan pemeliharaan

Jarak tanam tanaman pisang cukup lebar sehingga pada tiga bulan pertama sebaiknya menggunakan pola tanam tumpang sari dan ukuran lubang adalah 50 x 50 x 50 cm pada tanah berat. Penanaman dilakukan menjelang musim hujan.

Sementara untuk pemeliharaan tanaman pisang adalah dengan memperhatikan penanaman seperti satu rumpun harus terdiri dari 3-4 batang, Daun-daun yang mulai mongering harus segera dipotong, Pemupukan posfat dan kalium setiap 6 bulan, dan untuk pemeliharaan buah pisang sebaiknya ketika sisir pisang sudah mengembang total, tandanya harus dibungkus dengan kantung plastik bening.

Itulah cara budidaya tanaman pisang. Anda tertarik untuk mencobanya?

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *