Cara Membuat Youtube Aman Bagi Anak

Meningkatnya kemudahan mengakses informasi bisa menjadi malapetaka bagi orang tua. Anak-anak kini dapat dengan mudah mendapatkan berbagai informasi berupa tulisan atau video, tanpa mendapatkan pengawasan dari orang tua. Salah satunya berasal dari layanan penyedia video Youtube.

Para orang tua tidak bisa melakukan pengawasan selama 24 jam atas apa yang dibuka oleh anak-anak mereka di Youtube, dan ini bisa menjadi hal yang buruk. Bahkan tanpa orang tua sadari, Youtube bisa memberikan pengetahuan buruk bagi anak-anak mereka.

Beberapa di antaranya adalah tayangan yang berkaitan dengan pornografi, kekerasan seksual, penghinaan melalui kata-kata dan tindakan, pembunuhan dan sebagainya. Pernahkah kamu membayangkan apa jadinya jika seorang anak di bawah umur melihat tayangan-tayangan tersebut?

Sumber gambar: real.com

Secara visual anak-anak akan mudah mengingat setiap detail dalam tayangan tersebut dan berpotensi untuk menirukannya di dunia nyata. Akibatnya, anak-anak mudah menjadi pribadi yang buruk di tengah perkembangan diri mereka yang belum sempurna.

Cara terbaik untuk mencegah hal tersebut adalah dengan melakukan proteksi sedari dini. Salah satunya dengan membuat pengaturan Youtube menjadi lebih ramah anak.

Nyalakan paket internet sekarang juga dan lakukan pengaturan penggunaan Youtube secepatnya. Jika kamu membutuhkan jaringan koneksi yang berkualitas maka gunakanlah operator telekomunikasi yang telah mendukung jaringan 4G seperti Mentari.

Dengan menggunakan kartu Mentari, maka kamu bisa mendapatkan jaringan 4G terbaik. Kamu hanya perlu mengisi pulsa dan mendaftarkan paket data internet yang sesuai dengan kebutuhanmu.

Pulsa Mentari ini bisa kamu beli melalui transaksi secara daring di aplikasi terbaru Traveloka. Transaksinya mudah, cepat dan aman untuk dilakukan di mana saja dan kapan saja.

Setelah kamu memastikan paket data internet berfungsi dengan baik, maka kamu bisa segera melakukan pengaturan pada Youtube. Dengan demikian, anak-anak tetap aman untuk mengakses layanan ini, sekalipun kamu sedang tidak bersama mereka.

Bagaimana caranya? Simak ulasan berikut ini:

a). Membuat akun keluarga

Ini adalah cara terbaik pertama yang bisa kamu lakukan untuk mengamankan Youtube dari konten berbahaya, yang bisa diakses oleh anak-anak. Buatlah akun keluarga yang terhubung dengan Google, sehingga kamu tetap bisa melihat segala aktivitas yang dilakukan oleh anak-anakmu.

Buatlah akun e-mail yang baru dengan menggunakan layanan Google. Isi data dan berilah tautan pada e-mail lainnya yang tidak terdeteksi Google. Dengan cara ini kamu juga bisa membuat kalender bersama serta membagikan pesan yang bisa dibaca oleh seluruh anggota keluarga. Kamu bisa mengecek video apa saja yang telah dibuka melalui kolom History pada Youtube.

b). Pasang fitur Safety Mode

Fitur ini memang sengaja tidak terpampang secara jelas di Youtube. Kamu harus scrolling laman Youtube hingga bagian bawah untuk menemukan fitur ini.

Atur bahasa dalam English dan carilah tulisan ‘Safety’ pada bagian bawah homepage Klik ‘On’ dan klik ‘Lock safety mode on this browser’ untuk membuat pengaturan ini tidak bisa diganti.

c). Buatlah daftar video

Membuat daftar video yang akan ditonton (playlist) akan membantu kamu membuat Youtube ramah terhadap anak. Ciptakan Playlist dengan menekan ‘Add’ pada bagian bawah video dan masukkan video tersebut pada daftar video yang telah kamu buat.

Minta anak-anakmu untuk menyaksikan video yang sudah kamu simpan sebelumnya. Jika mereka melanggar peraturan tersebut, maka kamu bisa memberikan hukuman yang sebelumnya telah disepakati bersama.

Sumber gambar: androidspin.com

d). Atur unggah secara pribadi

Ada masanya kamu atau anakmu ingin mengunggah suatu video ke Youtube sebagai album untuk dikenang. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kamu bisa mengatur teknik mengunggah secara

Pada saat proses mengunggah, pilihlah mode ‘Private’ ketimbang ‘Public’ atau ‘Unlisted’. Dengan demikian, tidak sembarang orang bisa melihat hasil unggahan tersebut dan berkomentar sesuka hati. Kamu juga bisa mengundang teman atau keluarga untuk melihat video tersebut melalui fitur berbagi yang tersedia di Youtube.

e). Matikan fitur komentar

Permulaan masalah di media sosial bisa berasal dari komentar. Untuk menghindari hal tersebut, maka ada baiknya jika kamu mematikan fitur komentar pada akun Youtube yang biasa digunakan oleh anak-anakmu.

Baca Juga :

Fitur ini dapat kamu terapkan saat proses mengunggah video. Pilih kata ‘Upload’ dan masuk ke ‘Advance Setting’. Kamu bisa memilih untuk mematikan komentar atau menyimpan komentar hingga kamu menyetujuinya.

Nah, itulah beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menjaga anak-anak dari pengaruh negatif Youtube. Pastikan kamu melakukan komunikasi dua arah sesering mungkin dengan dengan putra-putrimu, sehingga segala aktivitas yang mereka lakukan bisa kamu ketahui, tanpa mereka perlu berbohong kepadamu. Selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *