Cara Memilih Jas Hujan yang Baik dan Awet

Sedia payung sebelum hujan. Rasanya, pepatah ini hanya relevan untuk pejalan kaki. Tidak relevan dengan pengguna kendaraan bermotor. Sebab, sulit rasanya menggunakan payung sambil memegangi stir.

c 96

Selain itu, yang ada baju juga tetap basah jika memaksakan menggunakan payung sambil mengendarai motor. Oleh sebab itu, lebih tepat menggunakan jas hujan, fungsinya klop dengan kondisi realitasnya.

Sekarang ini, setiap pengguna motor harus senantiasa menyediakan jas hujan di joknya. Sebab, hujan bisa turun tanpa adanya warning seperti yang kita harapkan. Mendung memang bisa menjadi pertanda, namun ada kalanya di langit mendung begitu tebal dan hitam, namun apa daya, hujan pun masih tak ingin mengguyur Bumi.

Memilih jas hujan pun sebaiknya tidak sembarangan, asal plastik atau bisa menghalangi kita dari air saja tidaklah cukup. Oleh karena itu, simaklah poin-poin berikut ini:

  • Bahan yang lebih nyaman

Ada beberapa jenis bahan dalam pembuatan jas hujan, yaitu PVC dan parasut. Keduanya tentu memiliki positif negatifnya sendiri. Sehingga Anda sendiri yang harus memutuskan berdasarkan kenyamanan dan pertimbangan penting lainnya.

Untuk Anda yang lebih suka banyak pilihan warna, silahkan mencoba jas hujan jenis parasut. Bahannya ringan dan tahan air. Hanya saja, mungkin lebih tipis sehingga harus sangat berhati-hati supaya tidak sobek dan sebagainya.

Yang kedua, PVC. Bahannya agak lebih tebal sehingga lebih melindungi kita. Namun begitu, tentunya lebih berat dipakainya dibanding jenis parasut. Jadi, silahkan pilih sesuai kenyamanan Anda.

  • Pemilihan warna

Ada orang yang memilih jas hujan yang berwarna terang atau mencolok dengan alasan lebih kelihatan di waktu gelap. Jika Anda memiliki tujuan yang sama, silahkan pilih juga. Kalau saya sendiri, lebih suka warna yang tidak mengundang perhatian orang dan elegan.

  • Model dan jahitan

Umumnya, model jas hujan ada 2 yaitu setelan dan ponco. Keduanya memiliki positif negatifnya masing-masing.

Jenis setelan tentu akan lebih nyaman dalam berkendara, tidak mengganggu konsentrasi kita dan pengendara yang lain. Hanya saja, pemakaiannya sedikit kurang praktis bagi perempuan yang memakai rok.

Misalnya pelajar perempuan yang ke sekolah menggunakan rok, sehingga mereka menjadi malas menggunakan jas hujan kalau tidak benar-benar diperlukan.

Sedangkan ponco, tentu lebih welcome pada perempuan yang lebih suka menggunakan rok panjang. Namun, agak berbahaya juga, sebab ya bisa jadi, bagian bawahnya akan tersangkut gir. Juga konsentrasi kita akan terbagi antara jas hujan itu sendiri dengan berkendara.

Juga, pembuatannya, ada yang dijahit dan ada pula yang dipress, juga ada yang campuran. Jas hujan yang hanya dipress tidak akan sekuat yang dijahit. Tapi, yang dijahit pun bisa mudah sobek pada sekitar jahitannya kalau terlalu kuat ditarik (mungkin secara tidak sengaja tertarik).

Oleh karena itu, pilih model dengan kombinasi antara keduanya dengan pertimbangan bagian yang dijahit pada bagian tertentu, begitu pula yang dipress. Pikirkan, kira-kira sebaiknya bagian mana yang lebih baik dipress dan bagian mana yang lebih baik dijahit.

Baca Artikel Lainnya :

Urusan ini tidak bisa diganggu-gugat karena menyangkut kemampuan finansial masing-masing. Toko pun menjual jas hujan denga harga yang bersaing, jadi pintar-pintarlah mengintai^^. Untuk jas hujan berkualitas nomor 1, Anda harus merogoh kocek setidaknya 200 sampai 450 ribuan.

Namun, jika menurut Anda, tidak perlu semahal itu, cukup 75 sampai 150 ribuan saja Anda sudah bisa mendapatkan jas hujan berkualitas dengan bahan PVC kok. Di toko online sekarang juga banyak dan tersedia dengan berbagai macam pilihan dan harga. Tinggal pilih sesuai harga dan selera saja J

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *