Cara Memperbaiki Struktur Tanah

1Cara Memperbaiki Struktur Tanah – Tanah merupakan salah satu elemen penting yang dibutuhkan oleh semua mahkluk hidup. Sifat kimia tanah diantaranya meliputi reaksi tanah atau pH, kadar unsur hara tanah, kapasitas tukar kation tanah, kemasaman yang dapat dipertukarkan, kejenuhan basa atau KB. Namun, kesuburan yang ada di dalam tanah dapat berkurang karena disebabkan oleh erosi, teknik budidaya atau pengolahan tanah yang dilakukan adalah salah, kebakaran hutan baik yang disengaja ataupun yang tidak disengaja.

Struktur tanah yang rusak akan membuat unsur hara, pH dalam tanah berkurang. Tanah yang gembur akan dapat membantu tanaman untuk tumbuh secara maksimal. Menggunakan pupuk organik merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk dapat memperbaiki struktur tanah.

Pupuk yang berasal dari kotoran hewan atau dari limbah tanaman ini memiliki hara makro yang rendah yang diperlukan tanaman. Penggunaan pupuk anorganik hanya diberikan dengan takaran yang rendah atau sesuai dengan kondisi tanah untuk dapat memenuhi kebutuhan minimal hara misalnya N, P, K.

Cara kedua adalah dengan melakukan pengapuran. Penggunaan kapur CaCO3 untuk pengapuran diiringi dengan pemupukan digunakan untuk menetralisir tanah dengan cepat terutama di tanah yang bersifat masam agar lebih maksimal seperti tanah gambut.

Elemen Al dalam tanah akan menjadi netral sehingga tidak akan meracuni tanaman yang ditanam di tanah tersebut. Kapur juga berfungsi untuk memantapkan kestabilan dari tanah dengan daya yang lebih cepat dibandingkan dengan bahan organik.

Memberikan pupuk hayati yang dapat menyediakan hara bagi tanaman dengan menggunakan mikroba tanah. Mikroba yang dapat digunakan diantaranya yaitu Rhizobium, Azootobacter, Azopirillum, Mikoriza yang ramah lingkungan dan produksi tanaman dapat optimal.

Misalnya penggunaan jamur Mikroriza arbuskula atau CMA dapat cocok untuk tanah yang akan digunakan untuk tanaman dengan akar tingkat tinggi. Jamur ini memungkinkan tanaman untuk dapat memperoleh air dan unsur hara yang cukup walaupun di lingkungan yang kering.

CMA juga dapat memberikan perlindungan dari mikroorganisme yang jahat atau patogen tanah ataupun dari unsur yang beracun sehingga secara tidak langsung dapat memperbaiki struktur tanah.

Menggunakan teknik pengolahan tanah yang dapat bervariasi tergantung pada jenis dan struktur dari tanah dan lingkungan tersebut. Konservasi tanah dilakukan juga secara mekanik yaitu dengan membangun bangunan untuk mengurangi erosi dan meningkatkan kemampuan tanah.

Cara pengolahan yang dapat dilakukan misalnya tumpang sari, pergiliran tanaman dan penanaman budidaya lorong. Penambahan penguat tanah juga dapat membantu untuk menyuburkan tanah dan dapat mengikat air.

Pengolahan dapat juga dengan melakukan sistem Alley cropping atau pertanaman lorong yang merupakan sistem agrofestry untuk menanam tanaman yang semusim di antara lorong yang terbuat dari pagar tanaman pohon ataupun semak. Sistem ini efektif untuk mengendalikan erosi sehingga tanah menjadi padat dan terlindung dari air hujan.

Baca Artikel Lainnya :

Loading...

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *