Cara Mendidik Anak yang Tidak Menghargai Benda Milikinya

Bagi Anda yang sudah menikah dan menjadi orangtua, pasti ingin membuat anak bahagia dengan membelikan mainan atau barang yang diinginkannya. Namun, banyak kasus barang yang Anda berikan kepada anak tidak dijaga dengan baik.

Mungkin karena anak berpendapat jika barang yang Anda berikan hilang atau rusak, pasti akan diganti dengan yang baru.

p 32

Jika Anda selalu membelikan barang yang dirusaknya dan dihilangkannya secara terus menerus. Dalam perkembangan anak di kemudian hari, permasalahan ini akan menjadi kebiasaan yang buruk. Yaitu anak akan berpendapat barang yang ia rusakan atau hilang, akan segera didapatkan secara mudah dengan meminta yang baru.

Hal ini pastilah membuat Anda sebagai orangtua risau, karene anak tidak dapat menghargai barang yang Anda berikan. Jika permasalahan ini terus terjadi, mungkin saja anak tidak akan pernah menghargai dan menjaga barang yang Anda berikan.

Oleh karena itu, sangatlah penting jika Anda mengajarkan anak tentang arti pentingnya menghargai benda yang dimilikinya sejak usia dini.

Terdapat beberapa cara yang dapat Anda lakukan agar anak dapat menghanghargai benda miliknya. Untuk itu, Anda dapat melakukan beberapa cara berikut. Agar anak yang awalnya tidak mau menghargai benda miliknya, menjadi mau menghargai benda miliknya.

Memberikan contoh

Cara paling mudah untuk mendidik anak yang tidak menghargai benda miliknya adalah dengan memberikan contoh kepadanya. Berikan contoh perbuatan menghargai benda milik Anda, sehingga anak akan mengikuti tindakan Anda.

Dengan begitu, secara tidak langsung Anda sudah mendidik anak. Karena pada umumnya, anak akan mengikuti tindakan yang dilakukan oleh orangtua dan orang dewasa di sekitarnya. Contohnya, Anda dapat membantu anak untuk membereskan mainannya.

Memberikan Pengertian

Selain dengan memberikan contoh, cara lain untuk mendidik anak yang tidak menghargai benda miliknya adalah dengan memberikan pengertian. Berikan pengertian mengapa anak wajib menghargai benda miliknya, tentunya dengan bahasa yang mudah dimengerti dan sesuai dengan usianya.

Jangan gunakan bahasa yang sulit, kasar, dan bermakna negative. Karena kata-kata tersebut tidak akan membuat anak menghargai benda miliknya, melainkan menambah kebiasaan buruk sang anak.

Seperti aDek, kamu pasti meninggalkan mainanmu di tempat sembarangan ya? Dasar teledor, bikin pekerjaan bunda tambah banyak saja!

Jika anak sudah berusia diatas dua tahun, jelaskan kepada anak jika barang miliknya tersebut dibeli menggunakan uang yang tidak sedikit. Jika perlu, jelaskan juga betapa sulitnya saat ini untuk mendapatkan uang dan sangat mudahnya untuk menghamburkannya.

Baca Artikel Lainnya :

Sehingga, anak akan mengerti jika barang yang diberikan kepadanya dibeli menggunakan uang. Sedangkan untuk mendapatkan uang, orangtuanya harus banting tulang agar dapat membeli barang yang diinginkan tersebut.

Maka anak akan memahami jika dirinya harus menjaga, menghargai, dan lebih berhati-hati untuk menggunakan barang miliknya.

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *