Cara Menolong Orang Korban Kecelakaan

Waktu sedang berpergian dan terjadi kecelakaan apa yang harus Anda lakukan untuk menolong korban?

e 7

Kecelakaan lalu lintas seringkali memakan korban nyawa bukan karena parahnya benturan, atau karena korban tidak memakai alat pelindung diri seperti helm. Korban nyawa juga dapat terjadi karena korban terlambat menerima bantuan medis atau pertolongan pertama pada kecelakaan.

Itulah sebabnya mengapa kita perlu mengetahui cara pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas. Mungkin, pengetahuan ini dapat berguna kelak di kemudian hari.

  • Jangan Panik

Berlakulah cekatan tapi tetap tenang. Apabila banyak korban kecelakaan, korban-korban yang menderita luka ringan bisa dikerahkan untuk membantu dan pertolongan kepada korban yang menderita luka yang paling parah tetapi masih memungkinkan untuk ditolong harus diberi prioritas pertama.

Berlututlah di samping korban, jangan panik dan cobalah berbicara dengan tenang ke korban, pertama-tama katakan ‘Halo’ dan sebut nama Anda. Jika dia tak bereaksi, tepuk bagian tubuhnya yang tak terluka dengan lembut dan lihat apa kali ini dia bereaksi.

  • Dahulukan yang harus didahulukan

Kecelakaan yang terjadi di jalan yang padat dapat berpotensi menyebabkan kecelakaan susulan. Saat hendak menghampiri korban, pastikan terlebih dahulu bahwa posisi Anda sendiri aman. Jangan sampai Anda sendiri yang menjadi korban kecelakaan yang berikutnya.

Perhatikan juga laju kendaraan yang datang dari kanan dan kiri. Juga hati-hati dengan pecahan kaca yang mungkin dapat melukai diri Anda, serta waspadai kemungkinan terjadinya ledakan karena tangki bensin kendaraan yang bocor.

Begitupun jika Anda sedang merokok, segera matikan dan buang jauh puntung rokok Anda dari lokasi kejadian kecelakaan.

  • Pertolongan dasar

Pertama-tama yang harus Anda lakukan ialah menghubungi polisi di nomor 110 atau pertolongan medis di nomor 118 atau 119. Jelaskan apa yang terjadi, berapa jumlah korban kecelakaan, bagaimana kondisi korban kecelakaan, dan tentu saja lokasi tempat kejadian kecelakaan.

Jika ada korban bayi atau anak-anak, sebutkanlah semua itu juga ke petugas. Seringkali, cara memberikan pertolongan dan alat memberi pertolongan untuk bayi dan anak berbeda dengan orang dewasa.

Setelah Anda berhasil mendekati korban kecelakaan di posisi yang aman, mintalah agar orang-orang yang datang berkerumun untuk menjauh, agar korban kecelakaan tidak kesulitan mendapat oksigen dan Anda dapat lebih leluasa memeriksa kondisi korban.

Periksa apakah orang itu cedera atau terluka. Jangan tergesa-gesa memindahkan posisi korban kecelakaan, karena itu berpotensi memperparah cedera.

  • Perhatikan pernafasan dan denyut jantung korban

Jika korban nampak tidak bernapas atau kesulitan bernapas, Segera lakukan Cardio Pulmonary Resuscitation (CPR). Jika anda belum pernah atau tidak dapat melakukan CPR, jangan coba melakukannya. Tanya ke orang-orang di sekitar Anda, apakah ada yang dapat melakukan CPR.

Pastikan korban dalam posisi dapat bernapas. Untuk melakukan ini, letakkan tangan Anda di dahi korban, miringkan dan sedikit dorong kepalanya ke belakang dengan perlahan. Coba angkat dagu korban dengan dua jari lalu tempatkan pipi Anda di depan mulut korban untuk merasakan apa ada aliran udara di mulut korban.

Pada saat itu, Anda juga bisa mencoba merasakan ada atau tidak aliran udara dengan cara taruh jari anda di bawah hidung korban. Pastikan tangan Anda tidak menyulitkannya menarik oksigen. Lihat juga dada korban, apakah masih ada gerakan turun naik.

  • Periksa pendarahan

Pendarahan ialah penyebab utama kondisi shock yang dapat membahayakan nyawa korban. Jika terjadi pendarahan, apalagi di bagian kepala atau dada korban, segera hentikan atau perlambat laju darah yang keluar, sebisa mungkin.

Gunakan kain bersih dan tekan dengan lembut ke bagian tubuh yang mengalami pendarahan. Anda juga dapat minta korban untuk menekan sendiri kain itu ke bagian yang luka. Ini dapat membantu korban untuk fokus sejenak dan melupakan guncangan emosi yang dialami oleh korban.

Jika korban masih ada di dalam kendaraan, Anda dapat melakukan upaya ini di dalam kendaraan tanpa perlu untuk memindahkan korban ke luar.

Jangan memindahkan korban kecelakaan, kecuali memang diperlukan. Hati-hati dengan cedera di daerah leher, belakang leher atau belakang kepala korban yang mungkin saja tidak Anda lihat. Waktu memindahkan korban kecelakaan, pastikan posisi kepala dan leher sejajar dengan tubuh atau posisi korban harus berbaring lurus.

  • Shock

Shock dapat benar-benar menjadi masalah yang serius bagi korban kecelakaan. Jika wajah korban kecelakaan terlihat pucat, dapat dipastikan dia mengalami shock. Untuk menolongnya, pertama-tama cobalah untuk melonggarkan pakaian korban dan menghangatkan korban dengan jaket, selimut, kain atau apa saja yang dapat Anda temukan demi menjaga korban agar tetap hangat.

Baca Artikel Lainnya :

Jika Anda tidak punya jaket, selimut, kain atau apa saja saat itu, mintalah kepada orang-orang di sekitar Anda, mungkin mereka ada yang punya, membawa atau bisa mencarikannya. Anda juga perlu untuk mengangkat kaki korban dan menempatkannya di lutut Anda.

Hal tersebut berguna untuk memastikan peredaran darahnya lancar. Tetap tahan posisi ini selama mungkin sampai polisi atau petugas medis datang.

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *