Cara Menyeleksi Benih Buncis Berkualitas

Cara Menyeleksi Benih Buncis Berkualitas – Buncis merupakan sayuran dari keluarga Leguminosae dan memiliki tipe yang dapat hidup merambat atau bersifat indeterminate dan tipe tegak atau bersifat determinate.

1

Sayuran dengan nama latin Phaseolus vulgaris L dapat tumbuh hingga panjang 3 meter untuk jenis merambat dan tumbuh sekitar 60 cm untuk tipe tegak. Namun, buncis tipe merambat lebih banyak dibudidayakan karena menghasilkan buncis yang lebih banyak dikarenakan tipe tanaman tersebut memiliki cabang yang lebih banyak sehingga hasilnya menjadi lebih besar jika dibandingkan dengan tipe tegak.

Agar mendapatkan buncis yang berkualitas, tidak hanya diperlukan benih yang berkualitas, namun juga harus memperhatikan faktor lainnya yaitu tanah, iklim, suhu, perawatan tanaman. Tanah yang dapat digunakan untuk menanam buncis adalah tanah di daerah dengan iklim basah hingga kering dengan ketinggian yang beragam, namun biasanya ditanam di daerah yang memiliki curah hujan sekitar 1.500-2500 mm/tahun. Cahaya matahari yang diperlukan untuk tanaman buncis adalah 400-800 feetcandles dengan suhu sekitar 20-25oC atau memiliki kelembaban udara sekitar 55% atau sedang. Tanah yang akan digunakan harus memiliki pH sekitar 5,5-6.

Bibit yang akan digunakan untuk ditanam, harus yang berkualitas agar hasil buncis yang didapatkan juga berkualitas. Benih buncis yang berkualitas memiliki persyaratan tertentu yaitu:

  • Memiliki daya tumbuh minimal sekitar 80-85%
  • Memiliki bentuk atau fisik yang utuh, berwarna mengkilat, bernas, tidak terdapatnya noda coklat terutama di bagian mata biji
  • Benih bebas dari hama dan penyakit
  • Seragam dan tidak tercampur dengan varietas yang lain
  • Bersih dari kotoran
  • Dapat disimpan dalam waktu lama

Benih yang baik memiliki sifat yang tahan terhadap serangan hama dan penyakit. Jika perawatan dan pemeliharaan yang diberikan tepat, maka benih akan tumbuh lebih cepat dan merata serta dapat menghasilkan tanaman yang berproduksi tinggi. Benih buncis yang bersertifikat dapat diperoleh di toko yang menjual benih berkualitas jika tidak ingin repot dalam memilih benih satu per satu. Agar benih dapat digunakan dalam waktu lama, benih harus disimpan dengan benar.

Cara penyimpanan benih buncis yang benar dapat membantu untuk mendapatkan buncis dengan hasil yang maksimal dan berkualitas. Jika penyimpanan dilakukan dengan cara yang benar, benih buncis yang belum digunakan karena merupakan sisa dari benih yang ditanam, benih dari Phaseolus vulgaris L dapat bertahan hingga 3 tahun sehingga menghemat biaya untuk membeli benih yang baru yang akan ditanam dan dibudidayakan. Cara menyimpan benih yang belum digunakan dengan cara:

  • Suhu di tempat yang digunakan untuk menyimpan yaitu sekitar 18-20oC dengan kelembaban kurang lebih yaitu 50-60%.
  • Menjaga kandungan air pada benih buncis dapat membantu untuk menjaga keawetan yaitu sekitar 14%.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *